BUMD

Ancol Serahkan 2,68 Hektare Lahan untuk “Venue” Asian Games

Ontang-anting salah satu wahana permainan yang ada di Dunia Fantasi Ancol. (win)

Jakarta Review – PT Pembangunan Jaya Ancol menyerahkan lahan seluas 2,68 hektare yang dikelolanya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lahan tersebut merupakan kontribusi lahan reklamasi Ancol Barat sebesar lima persen dari luas lahan yang diuruk di bibir Pantai Utara Jakarta.

Penyerahan luas lima persen lahan itu mengacu kepada Surat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 3 Januari 2011 tentang tata ruang dan pertanahan terkait pengembangan Pantai Utara Jakarta.

Penyerahan kontribusi itu juga sesuai dengan hasil kajian Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta Nomor LHE-4449 PW.06/5/2011- 23 Juni 2011 dan Keputusan Gubernur Nomor 875/2012 – 4 Juni 2012, tentang kontribusi reklamasi Ancol Barat.

Lahan yang diserahkan PT Pembangunan Jaya Ancol akan dicatat sebagai aset milik Pemprov DKI Jakarta.

“Ancol luasnya yang kami serahkan itu 2,68 hektare kurang lebih. Totalnya kurang dari 60 hektare, yaitu sekitar 56-an hektare,” ujar Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Paul Tehusijarana, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/9/2017) seperti dikutip kompas.com.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyampaikan, di lahan tersebut akan dibangun venue cabang olahraga layar untuk Asian Games 2018 dan rumah singgah Kantor perwakilan Kepulauan Seribu.

“Akan digunakan sebagai salah satu venue untuk menunjang Asian Games, venue untuk layar. Di sampingnya juga akan dibangun rumah singgah untuk Kantor Perwakilan Kepulauan Seribu,” kata Djarot dalam kesempatan yang sama. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close