BUMD

Cari Pasokan Beras PT Food Station Gelar Kunjungan ke Penggilingan Padi Karawang

Direktur Utama  PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi bersama Direktur Operasional PT Food Station Tjipinang Jaya Frans M. Tambunan  tampak sedang berbincang serius dengan pengurus kelompok tani di sebuah penggilingan padi di daerah Karawang, Jawa Barat, 28/2/2018. (Dok Humas Food Station)

Jakarta Review, Jakarta – PT Food Station Tjipinang Jaya melakukan kunjungan kerja ke sejumlah penggilingan padi maupun petani di daerah Karawang, Jawa Barat, pada 28 Februari 2018. Lebih tepatnya ke para pelaku usaha penggilangan padi di Desa Sukaraja, Kecataman Rawamerta, serta Desa Mekarpoaci, Kecamatan Cilebar, Karawang.

Direktur Utama Arief Prasetyo Adi mengatakan kunjungan dimaksudkan untuk menjajaki kerja sama pengadaan maupun distribusi beras untuk Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, pasar terbesar di Indonesia yang dikelola PT Food Station.

“Kami melakukan penjajakan kerja sama untuk mengamankan kebutuhan pasokan dan memenuhi kebutuhan warga DKI Jakarta,” kata Arief di laman www.foodstation.co.id.

Arief menuturkan, guna mengamankan sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di PIBC, pihaknya terus merangkul dan membangun kerja sama dengan berbagai kalangan, khususnya komunitas maupun gabungan kelompok tani (gapoktan) serta penggilingan padi di sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam berbagai kesempatan, BUMD pangan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini membangun kerja sama dengan gapoktan maupun penggilingan padi di sejumlah kawasan lumbung padi di Pulau Jawa, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur.

Tak hanya itu, bahkan, PT Food Station juga menjalin kerja sama dengan daerah di luar Jawa guna mengamankan pasokan beras untuk PIBC sekaligus memenuhi kebutuhan pangan bagi warga DKI Jakarta.

Kerja sama ini dilakukan karena daerah-daerah tersebut dikenal sebagai produsen beras yang diharapkan mampu menyuplai secara stabil untuk memenuhi kebutuhan beras di PIBC. Di sisi lain, kerja sama ini dimaksudkan untuk membuka akses gapoktan serta penggilingan padi ke pasar-pasar beras.

“Prinsipnya, PT Food Station akan terus aktif dalam menjaga ketersedian dan harga beras di Jakarta,” pungkasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close