BUMDKORPORAT

Food Station Raih Pinjaman Rp100 Miliar dari Bank DKI

Direktur Bisnis PT Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono (tengah) bersama Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi (kanan) dan Direktur Keuangan PT Food Station Tjipinang Jaya, Thomas Hadinata (kiri) usai penandatanganan perjanjian kredit modal kerja untuk peningkatan kegiatan perdagangan bahan pangan antara PT. Bank DKI dengan PT Food Station Tjipinang Jaya senilai Rp100 miliar di Jakarta, (12/04).Foto/Neracabisnis.com/Helmi

Jakarta Review – Untuk peningkatan ketahanan pangan DKI Jakarta, Rabu, 12 April 2017 lalu  PT Food Station Tjipinang Jaya mendapatkan pinjaman kredit modal kerja senilai Rp100 miliar.

Bertempat di Kantor Pusat Bank DKI, pinjaman dengan tenor setahun tersebut ditandatangani oleh Direktur Bisnis PT Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono dan bersama Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi yang juga ditemani oleh Direktur Keuangan PT Food Station Tjipinang Jaya, Thomas Hadinata.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mengatakan pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembelian beras. Kedepan juga untuk back up penyediaan stok pangan Jakarta.

“Kita ingin memperbanyak stok beras di gudang agar ketahanan pangan di Jakarta terjaga melalui sinergi antara BUMD DKI ini,” ujarnya.

Sekedar informasi pinjaman dari Bank DKI ini adalah perpanjangan dari kontrak yang lama. Tahun lalu PT Food Station Tjipinang Jaya juga pernah mendapatkan pinjaman sejenis dari Bank DKI senilai Rp70 miliar. win

Tags

Artikel Terkait

Close