BUMD

Gandeng Korea, JIEP Hadirkan Laboratorium Halal di Kawasan Industri

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) selaku pengelola sekaligus pengembang dari Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Timur menggandeng Korea Testing Laboratory (KTL) untuk menghadirkan Halal Laboratorium pertama di Indonesia. (wartaekonomi.co.id)

Jakarta Review, Jakarta – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) selaku pengelola sekaligus pengembang dari Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Timur menggandeng Korea Testing Laboratory (KTL) untuk menghadirkan Halal Laboratorium pertama di Indonesia.

Direktur Utama PT JIEP, Rahmadi Nugroho, menyambut antusias atas terselenggaranya kerja sama lintas negara ini. Menurutnya, dengan adanya Laboratorium Halal di Kawasan Industri Pulogadung hal ini dapat menjadikan PT JIEP sebagai pengembangan Kawasan Industri yang bernilai tambah tinggi.

“Sesuai dengan Nawacita kami bahwa pada tahun 2018 JIEP akan menjadi New JIEP dengan segala fasilitas dan kemudahan dalam berinvestasi di Kawasan Industri Pulogadung. Untuk mendukung itu semua, kami pun terus bersinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya pada hari ini, kami bekerjasama dengan KTL dalam membangun Laboratorium Halal yang akan beroperasi tahun 2018,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Sementara itu, Park Jung Won Selaku General Director KTL sangat mengapresiasi atas terjalinnya kerjasama ini. Menurutnya, sinergi yang dibangun antara JIEP-KTL selaras dengan ekspansi bisnis KTL dalam mewujudkan Halal Park di Indonesia.

“Kami melihat PT JIEP sebagai salah satu Kawasan Industri Terbaik di Indonesia yang cocok dalam mengakomodir kebutuhan bisnis KTL dalam hal ini untuk pembangunan Halal Park. Kami optimis dengan hadirnya Laboratorium Halal di Kawasan Industri Pulogadung, dapat membantu pengembangan industri Halal di Indonesia yang saat ini trend nya sedang naik,” ujarnya.

Halal Laboratorium ini akan menjadi salah satu Lembaga Pemeriksa Halal yang didukung fasilitas laboratorium modern berstandar Internasional. (win/Warta Ekonomi.co.id)

Tags
Close