BUMDKORPORAT

Ini Beberapa Kinerja Positif Food Station Selama 2016

Direksi PT Food Station Tjipinang Jaya saat penyampaian LKPJ di Komisi B DPRD DKI Jakarta. (Website FS)

Jakarta Review – Selama setahun terakhir di tahun 2016, PT Food Station Tjipinang Jaya menunjukan kinerja yang positif. Pencapaian positif tersebut disampaikan dalam Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di depan Komisi B DPRD DKI Jakarta, 11 April 2017 lalu.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi, menyampaikan adanya peningkatan dari sisi perdagangan selama 2016.

“Untuk PT Food Station sendiri tahun 2016 kita memang mengalami peningkatan perdagangan, di komersial kita naik 320 persen sekitar Rp 204 miliar, kemudian di modern channel kita ada juga kenaikan sekitar 290,3 persen,” kata Arief.

Selanjutnya, ujar Arief, laba kotor perusahaan Rp 42,9 miliar, naik 37,9 persen. Sedangkan laba bersihnya Rp 9 miliar, dari sebelumnya Rp 6 miliar. “Total aktiva per 31 Desember 2016 sebesar Rp 482 miliar,” tuturnya.

Dari sisi penanaman modal daerah (PMD), tahun 2014 PT Food Station mendapatkan dana Rp 47,5 miliar.

“Sekarang kami sedang mangajukan lagi yang masih menunggu surat yang Rp 23,9 miliar masih belum terserap. Tapi untuk PMD APBDP 2016 saat ini kita sudah belanjakan sebanyak Rp 140 miliar dari Rp 300 miliar,” kata Arief.

PT Food Station, ujar Arief, sedang mengurus sertifikat tanah di lingkungan Pasar Induk Beras CIpinang (PIBC), dengan dana yang dibutuhkan sebesar Rp 4 miliar.

Mengingat harga-harga yang relatif stabil, ujarnya, PT Food Station menggelar operasi pasar (OP) secara terbatas selama 2016.

“OP yang dilakukan mengalami penurunan 51,3 persen dari tahun sebelumnya. Tapi daya serap di perdagangan modern terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Sumber: Website Food Station

Tags

Artikel Terkait

Close