BUMD

Inilah Lokasi Distribusi Program Pangan Murah yang digelar BUMD Pangan Jakarta

Warga Pemegang KJP dan PPSU tampak sedang memegang ikan kembung beku di outlet penjualan program pangan murah di Jakgrosir Kramat Jati. Terhitung mulai 1 Febuari 2018, Program pangan murah mendapat tambahan bahan pangan baru berupa susu ultra high temperature (UHT) dan ikan kembung beku. (Dok Humas PT Food Station Tjipinang Jaya)

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggalakkan Program Pangan Murah bagi para pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Pekerja Harian Lepas (PHL), Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) setara Upah Minimum Provinsi (UMP), penghuni rumah susun Pemprov, lansia, penyandang disabilitas, serta buruh berpenghasilan UMP.

Program Pangan Murah bersubsidi yang kembali dilakukan Pemprov DKI Jakarta mulai 1 Februari 2018, dan bisa didapatkan di sejumlah lokasi atau outlet pasar, Jakmart dan Mini DC milik PD Pasar Jaya yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Lokasi pasar yang menjadi tempat distribusi antara lain, Pasar Jatinegara, Kebayoran Lama, Pasar Minggu, Perumnas Klender, Tanah Abang Blok G, Tomang Barat, Cempaka Putih, Cideng Thomas, Gembrong, Jati Rawasari, Johar Baru, Nangka Bungur, Pal Merah, Paseban, Petojo Ilir, Serdang, Sumur Batu, Timbul Kartini, Cikini, Anyar Bahari, Kelapa Gading, Koja Baru, Lontar, Muara Angke, Pademangan Barat, Pademangan Timur, Rawa Badak, Sindang, Sukapura, Sunter Podomoro, Teluk Gong, Cibubur, Cijantung, Cipinang Muara, Ciplak, Ciaracas, Enjo, Kampung Ambon, Klender SS, Palmeriam, Pondok Bambu, Pulo Gadung, Ujung Menteng, Bukit Duri Puteran, Cipete Fatmawati, Lenteng Agung, Mampang Prapatan, Pasar Manggis, Pondok Labu, Radio Dalam, Pasar Rumput, Santa, Tebet Timur, Bojong Indah, Cengkareng, Ganefo, Grogol, Jelambar Polri, Jembatan Besi, Jembatan Lima, Kali Deres, Kedoya, Pecah Kulit dan Pejagalan.

Sementara Lokasi Jaringan Jakmart yang menjadi lokasi distribusi program pangan murah adalah, Jakmart Glodok, Duren Sawit, Pramuka, Rawa Bening, Cikini, Asem Reges, Alaydrus dan Pasar Baru. Untuk Mini DC ada di Kramat Jati, Tebet Timur dan Walang Baru. Adapun terakhir yang menjadi lokasi penyebaran program pangan murah adalah di Gudang Agro Outlet dan Jakgrosir di Pasar Induk Kramat Jati.

“Total ada 76 outlet milik PD Pasar Jaya yang akan menjadi tempat distribusi program pangan murah DKI. Rinciannya terdiri dari 63 outlet pasar, 8 jaringan Jakmart, 3 jaringan Mini DC, Gudang Agro Outlet dan Jakgrosir di Pasar Induk Kramat Jati. Jadi kami memaksimalkan jaringan yang ada sebagai lokasi distribusi,” kata Manajer Unit Bisnis dan Ritel PD Pasar Jaya, Tuah Edison Sembiring kepada Jakarta Review, (Rabu,7/2/2018).

Ia menjelaskan dengan banyaknya lokasi yang menjadi tempat penyebaran program pangan murah tersebut, Edison berharap masyarakat menjadi semakin mudah untuk mengaksesnya. Apalagi jaringan pasar yang dimiliki oleh PD Pasar Jaya tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

Sekedar informasi program pangan murah ini melibatkan 3 BUMD Pangan Jakarta, antara lain PD Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Dharma Jaya.

Sebagai BUMD pangan, bersama PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Dharma Jaya, PD Pasar Jaya bertugas menyiapkan sejumlah kebutuhan pokok guna menyukseskan Program Pasar Murah ini

“PT Food Station menyediakan beras, ikan kembung, telur ayam, serta susu ultra high temperature (UHT). Sementara PD Dharma Jaya menyediakan daging sapi dan ayam. Sedangkan kami menyediakan 76 outlet distribusi yang dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB,” ujar Edison.

Ia menambahkan berbeda dengan tahun sebelumnya, ikan kembung dan susu UHT ini merupakan dua produk tambahan yang bisa didapatkan mulai tahun ini. Adapun harga yang ditawarkan cenderung lebih murah dari harga-harga di pasaran.

Ia mencontohkan, beras kualitas premium dengan kemasan 5 kg dijual Rp 30.000, daging sapi Rp 35.000/ kg, daging ayam Rp 8.000/ kg, ikan kembung Rp 13.000/ kg, telur ayam Rp 10.000/ tray, serta susu UHT Rp 30.000/ karton. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close