BUMDKORPORAT

PD Pasar Jaya Segera Ujicobakan Penggunaan Showcase dan Cold Storage kepada Pedagang  

Direktur Usaha dan Pengembangan PD Pasar Jaya Anugerah Esa. (Sigit Artpro)

Jakarta Review, Jakarta – PD Pasar Jaya selaku BUMD DKI terus berkomitmen untuk memperbaiki sarana dan prasarana pasar. Terkait hal itu, tahun 2018 selain terus melakukan revitalisasi sejumlah pasar tradisional, PD Pasar Jaya akan mencoba menawarkan showcase kepada para pedagang daging yang ada di sejumlah pasar.

“Tahun depan kami akan coba menawarkan showcase untuk lose daging di beberapa pasar rakyat, teknis dan besaran anggarannya saat ini masih dimatangkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2018,” kata Direktur Usaha dan Pengembangan PD Pasar Jaya Anugerah Esa kepada Jakarta Review, Senin, 18 Desember 2017.

Dengan menggunakan showcase tersebut maka pasar yang kami kelola akan selangkah lebih maju karena los pedagang dagingnya sudah sama seperti yang ada di pasar modern.

“Jadi kedepan nggak ada lagi pemadangan daging yang digantung di los penjual daging yang ada di pasar tradisional,” tutur Esa.

Ia menambahkan, penggunaan showcase ini akan kami ujicobakan di beberapa pasar rakyat yang sudah direvitalisasi dengan demikian pasar menjadi lebih hiegenis. Setelah itu baru dievaluasi untuk penyempurnaan programnya di tahun mendatang.

Pengadaan Cold Storage

Los pedagang di Pasar Senen Blok 3 yang sudah menggunakan stainless. (Dok PD Pasar Jaya)

Tak hanya showcase tahun depan, sesuai dengan arahan gubernur, PD Pasar Jaya juga akan menganggarkan pembelian 28 unit cold storage yang akan disebar dibeberapa pasar tradisional.

“pengadaan cold storage dan showcase ini dalam rangka menunjang program ketahanan pangan di DKI Jakarta,” cetusnya.

Sekedar informasi, saat ini di Pasar Senen Blok 3 yang sebentar lagi akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, PD Pasar Jaya juga sudah menggunakan meja dari bahan stainless untuk para pedagang daging, sayur-mayur dan beberapa pedagang komoditi lain.

Penggunaan meja dari bahan stainless tersebut dilakukan dalam rangka program perbaikan sarana dan prasarana pasar agar tampilannya menjadi lebih bersih dan hiegenis.

“Yang jelas perlahan tapi pasti, kami selaku manajemen terus berkomitmen memperbaiki fasilitas penunjang yang ada di pasar. Hal ini dilakukan agar pasar tradisinal bisa tetap eksis melayani beragai kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close