BUMD

Penjualan Food Station Tjipinang Tembus Rp1 Triliun

Aktifitas di gudang beras milil Food Station. (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT Food Station Tjipinang Jaya membukukan pendapatan hingga Rp 1 triliun yang merupakan pendapatan tertinggi selama 45 tahun perusahaan ini berdiri.

Direktur Utama Arief Prasetyo Adi PT Food Station Tjipinang Jaya mengatakan badan usaha milik daerah (BUMD) ketahanan pangan tersebut telah membukukan penjualan fantastis.

“Food Station berhasil membukukan penjualan Rp 1 Triliun. Ini pencapaian terbaik selama lebih dari 45 tahun perusahaan ini berdiri,” katanya seperti dikutip dalam siaran pers, Senin (6/8/2018).

Dia mengungkapkan Food Station Tjipinang telah memiliki mesin pengolah beras/RMU (Rice Milling Unit) di Pasar Induk Beras Cipinang dengan kapasitas produksi 5 ton per jam.

Selain itu mempunyai Filler Machine Gula untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat DKI Jakarta.

PT Food Station juga melakukan perdagangan komersial beberapa barang komoditas pokok seperti Beras, Minyak Goreng, Gula, Tepung, Bawang Putih, Telur dan Ikan Kembung Frozen, melalui modern market dan pasar tradisional serta penjualan online.

Penjualan juga dilakukan melalui beberapa Distribution Channel mulai dari Jakgrosir, Jakmart, Mini DC di Pasar Jaya, OK OCE Mart, Tani OK OCE, Toko Tani Indonesia.

“Ke depan, kami bakal memperluas gudang dan menambah satu line mesin pengolah beras dengan kapasitas 5 Ton per jam,” ungkapnya.

Arief mengatakan pihaknya memiliki tugas memenuhi ketersediaan bahan baku pangan di DKI Jakarta, pada saat ini sudah bekerjasama dengan beberapa Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan Koperasi di sentra produksi.

Program-program ketahanan pangan DKI Jakarta telah diwujudkan dalam dua tahun terakhir seperti Pasar Murah di 70 Kelurahan dan Program Pangan Murah Bersubsidi dengan KJP Plus.

Pemerintah DKI Jakarta menugaskan Food Station untuk menyediakan sejumlah bahan pangan antara lain Beras, Telur Ayam, Ikan Kembung, dan Susu UHT.

“Kami telah menyalurkan program pangan murah ke 74 outlet PD Pasar Jaya, 62 lokasi RPTRA serta Rumah Susun Pemda yang ditunjuk,” kata Arief.

Sumber: Bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Close