BUMD

PT Food Station Raih Hasil Penjualan Memuaskan di Jakarta Fair 2018

Seorang pelanggan tampak sedang memborong beras di depan stand Food Station di PRJ. (Dok Food Station)

Jakarta Review, Jakarta – PT Food Station Tjipinang Jaya meraih hasil penjualan yang memuaskan senilai Rp200 jutaan dalam gelaran Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2018 yang digelar pada Juni-Juli 2018 lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Perdagangan Food Station Thomas Irawan di kantornya, Jum’at 6 Juli 2018 lalu.

Hasil penjualan yang kurang lebih mencapai Rp200 juta tersebut lanjut Thomas merupakan pencapaian yang sangat bagus. Pasalnya tahun lalu hasil penjualan hanya mencapai Rp30 juta saja.

“Hasil penjualan tahun ini meningkat 389 % dibandingkan hasil penjualan tahun lalu,” kata Thomas.

Menurut Thomas peningkatan hal penjualan yang fantastis tersebut antara lain disebabkan oleh lokasi stand tahun ini yang strategis. Ini yang membuat komunikasi dengan pelanggan menjadi lebih mudah.

“Secara keseluruhan kami happy dengan pencapaian di PRJ tahun ini, karena kami mendapat lokasi stand yang strategis di tempat hilir mudik pelanggan menuju pintu yang lain. Posisi yang strategis ini ikut memicu peningkatan hasil penjualan,” ujar Thomas.

Thomas menambahkan, aktifitas Food Station di PRJ kemaren sesungguhnya tidak hanya julan tetapi juga berbagai aktifitas lain seperti demo produk untuk sampling kepada direct customer dan branding kepada pelanggan.

“Di PRJ kemarin kami nggak hanya jualan, tapi juga branding ke pelanggan untuk menjelaskan bahwa BUMD Pangan DKI yang namanya Food Station bisa menghasilkan produk pangan yang sangat bermutu. Ini sesuai dengan arahan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang mewajibkan seluruh BUMD untuk mengikuti gelaran PRJ dan memanfaatkannya untuk mempromosikan produk-produk unggulan,” tuturnya.

Beras Setra Wangi Dicari Konsumen

Dalam gelaran PRJ tahun ini, produk yang paling banyak terjual adalah beras setra wangi yang kemasannya berwarna hijau. Beras yang biasa dikenal dengan sebutan beras PNS tersebut selama pameran banyak diminati dan paling sering dicari oleh pelanggan.

Adapun yang banyak membeli beras setra wangi adalah horeka (Hotel , Restoran dan Kafe) dalam hal ini kantin yang beroperasi di PRJ antara lain Bakmi Gang Kelinci.

“Dari semua produk yang kami bawa beras setra wangi ini nomer satu. Kontribusinya 28,5 % untuk hasil penjualan. Tak heran produk ini banyak dicari dan  diuber setiap hari oleh pelanggan. Kalau perlu mereka reka antri atau pesan dulu di malam harinya untuk pembelian di esok harinya,” ungkapnya.

Yang menarik untuk PRJ tahun ini, Food Station juga menggelar berbagai macam paket sembako yang terdiri dari beras, tepung terigu, minyak goreng dan gula pasir. Adapun paketnya adalah Paket Rp55.000, Paket Rp75000 dan Paket Rp100.000.

“Kami melihat mendekati lebaran, banyak konsumen pribadi ataupun instansi yang akan memberikan sumbangan berupa paket sembako, karena itu kami buatkan produk yang fokus kepada mereka. Dan kontribusi hasil penjualan ketiga paket produk pun ternyata sangat memuaskan karena berhasil mencapai 30,3 persen,” papar Thomas.

Lebih lanjut Thomas menjelaskan, sebagai evaluasi, tahun depan kami ingin menggelar pesrsiapan yang lebih maksimal lagi. Ini agar proses layout dan desain stand bisa dilakukan secara lebih maksimal. Dan kami ingin melibatkan chef untuk menggelar berbagai demo produk makanan kepada pelanggan. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close