BUMD

PT Food Station Terima Kunjungan dari Bank Indonesia Jawa Tengah

Direktur Operasional PT Food Station Tjipinang Jaya Frans Tambunan memberikan penjelasan kepada perwakilan BI Kpw Jawa Tengah yang sedang menggelar kunjungan ke Food Station. (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT Food Station Tjipinang Jaya menerima kunjungan kerja Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah (Kpw) Jawa Tengah pada Kamis, 4 Oktober 2018.

Rombongan Bank Indonesia perwakilan Jawa Tengah tersebut diterima langsung oleh jajaran Direksi dan sejumlah Kepala Bagian PT Food Station, antara lain Direktur Operasioanl Frans M Tambunan, serta Kepala Pengadaan Ferry Fardiansyah.

Kunjungan kali ini merupakan kegiatan Kpw BI Jawa Tengah untuk melihat peran PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjaga inflasi yang disebabkan oleh bahan pangan.

Direktur Operasional PT Food Station Tjipinang Jaya Frans Tambunan menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kpw BI Jawa Tengah tersebut. Untuk itu dalam kesempatan menerima kunjungan tersebut, ia menjelaskan banyak hal mengenai apa saja yang dilakukan oleh PT Food Station dalam menjaga ketahanan pangan DKI Jakarta.

“Selama ini kami berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan beras untuk menyuplai kebutuhan warga Jakarta. Dan hasilnya sangat baik sehingga dalam 2 tahun terakhir ini inflasi yang diakibatkan oleh harga beras bisa dikendalikan,” ujarnya.

Upaya menjaga satabilitas dan pasokan tersebut dilakukan dengan mencari pasokan beras dengan sentra produksi beras yang ada di Jawa dan Sulawesi.

“Pokoknya semua sentra produksi beras di seluruh tanah air akan kami datangi,” tuturnta.

Setelah menjelaskan tentang tugas dan peran Food Station tersebut, rombongan BI Kpw Jawa Tengah diajak untuk meninjau langsung gudang dengan sistem resi gudang (SRG) dan mesin pengolah beras (rice to rice) yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT Food Station. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close