BUMDKORPORAT

Ratusan Karyawan PD Pasar Jaya Ramaikan Sosialisasi Saber Pungli di Arena Car Free Day

Dirut PD Pasar Jaya memberikan sambutan di acara sosialisasi saber pungli di arena CFD Sudirman, Minggu (7/5). (windarto)

Jakarta Review – Setelah membentuk tim satgas Saber Pungli di Pasar Induk Kramat Jati akhir Maret lalu, PD Pasar Jaya kini makin gencar melakukan sosialisasi saber pungli. Minggu, (7/5), menyemarakan acara car free day (CFD) di Jembatan Duku Atas Jalan Jenderal Sudirman, BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI ini kembali menggelar acara sosialisasi serupa.

Dalam acara yang dikemas informal dan menghibur tersebut, hadir Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin ditemani oleh sejumlah direksi lainnya. Tak kurang 400 an karyawan PD Pasar Jaya dari seluruh area di Jakarta juga turut hadir meramaikan acara.

“Melalui sosialisasi saber pungli di arena CFD ini, kami ingin memberikan pesan kepada publik secara meluas bahwa PD Pasar Jaya sangat serius mewujudkan kawasan pasar sebagai area yang bebas pungli, itu makanya dalam kesempatan kali ini saya ajak perwakilan karyawan untuk meramaikan acara ini,” ujar Arief saat memberi penjelasan kepada beberapa awak media di sela acara.

Sejumlah karyawan yang hadir, terlihat sangat menikmati acara sosialisasi tersebut. Apalagi acara dikemas dalam bentuk informal berupa jalan santai yang disertai dengan hiburan musik, games dan doorprize. Tak ayal saat hiburan musik dimulai tak sedikit pengunjung yang terhibur. Dan mereka-pun tampak berbaur bersama peserta yang ikutan berjoget.

Ketua Satuan Pengawas Internal Muhammad Nurhavidz menyatakan tujuan dari sosialisasi ini, menurutnya, sebagai upaya memberikan pemahaman agar tidak terjadi pungutan liar di lingkungan pasar seperti pungli biaya pengelolaan, parkir, kebersihan dan keamanan.

“Kami minta kepada pedagang maupun pengunjung pasar agar tidak segan-segan melaporkan jika ada indikasi tindakan pungli di lokasi pasar,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang ingin melaporkan tindakan pungli dapat menghubungi Humas dengan nomor 081280080063.

“Dipastikan, setiap pengaduan yang masuk akan ditindaklanjuti. Kami akan lihat kesalahannya. Kalau terbukti, dikenakan sanksi administrasi hingga pemecatan,” pungkasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close