BUMD

Sekda DKI Jakarta: Pasar Tradisional Harus Tetap Dibina agar Eksis Menghadapi Perubahan

Sekda DKIJakarta Saefullah saat memberikan sambutan di acara Employee Gathering PD Pasar Jaya, 10/2/2018 lalu. (Dok Humas PD Pasar Jaya)

Jakarta Review, Jakarta – BUMD Pangan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, PD Pasar Jaya 9-10 Febuari 2018 lalu baru menggelar Employee Gathering di Gunung Mas Puncak Jawa Barat. Kegiatan yang merupakan rangkaian penutup perayaan HUT PD Pasar Jaya ke 51 tersebut berlangsung meriah diikuti oleh ratusan karyawan PD Pasar Jaya dari berbagai unit dan area.

Selain Dirut Arief Nasrudin dan jajaran direksi lainnya, di acara tersebut tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah yang menggantikan Wakil Gubernur. Kemudian hadir pula Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta H Lulung, Asisten Deputi Gubernur Bidang Transportasi Sunardi Sinaga, Sekretaris Badan Pengawas PD Pasar Jaya Mardani Natsir dan perwakilan dari BUMD lainnya.

Di usianya yang ke-51 ini, Saefullah meminta jajaran manajemen PD Pasar Jaya terus meningkat kinerja dan pelayanan kepada para pedagang di pasar tradisional dan tetap menjaga hubungan kemitraan dengan mereka. Kemudian bekerja lebih optimal dan semakin professional agar bisa terus meningkatkan kontribusi bagi perekonomian Jakarta.

“Jangan lupa meningkatkan daya saing dan daya tarik bagi konsumen untuk tetap berbelanja di pasar-pasar tradisional juga harus menjadi perhatian khusus, karena itu lanjutnya pasar tradisional harus dibina, dijaga prasarana dan sarananya, terus dikembangkan agar mampu tetap eksis dan survive, serta mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan kota dalam harmonisasi perubahan,” tutur Saefullah saat membacakan sambutan Wakil Gubernur Sandiaga Uno kepada peserta Gathering.

Jaga Stabilitas Kebutuhan Pokok

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta H Lulung saat memberikan sambutan di acara yang sama. (Dok Humas PD Pasar Jaya)

Menurutnya PD Pasar Jaya memiliki berbagai peran yang sangat strategis antara lain, sebagai sarana pemberdayaan perekonomian rakyat, menjaga stabilitas harga dan stok pangan, penyedia kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari, menyediakan pusat informasi pasar, serta sebagai sarana pengendali dan monitoring harga bahan pokok dan bahan pangan lainnya.

“Stabilitas harga bahan pokok penting untuk dijaga dengan dengan baik, dan peran PD Pasar Jaya dan BUMD pangan lainnya sangat penting untuk mewujudkan hak tersebut,” tutur Saefullah.

Pemberdayaan terhadap pelaku usaha UMKM lanjut Saefullah juga harus terus ditingkatkan secara berkesinambungan. Ini penting untuk dilakukan, apalagi selama ini  kontribusi UMKM terbukti sangat besar terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja, membuka kesempatan kerja dan menyerap produk dalam negeri.

Selanjutnya memberi kemudahan kepada para pedagang untuk memperoleh tempat usaha, kredit usaha/modal kerja dan layanan usaha lainnya, dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Lalu bersinergi dengan gerakan OK OCE yang saat ini sedang digalakkan di setiap Kecamatan.

“Tingkatkan kebersamaan, kekompakan, persatuan dan kesatuan, serta ciptakan budaya membangun daya saing pasar, termasuk memberdayakan kios kosong diberbagai pasar,” tandas Saefullah.

Senada dengan Sekda, Wakil Ketua DPRD H Lulung juga punya harapan serupa kepada PD Pasar Jaya. Menurutnya PD Pasar Jaya dibawah kepemimpinan direksi yang sekarang sudah memberikan banyak kemajuan untuk perusahaan yang dapat dirasakan tidak saja oleh karyawan tetapi juga masyarakat banyak.

“Banyak inovasi yang dilakukan jajaran direksi PD Pasar Jaya sekarang yang memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan,” ujar Lulung.

Namun demikian lanjut Lulung, ditengah berbagai inovasi yang dilakukan tersebut,  PD Pasar Jaya selaku BUMD Pangan milik DKI tak boleh merupakan peran pentingnya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di Jakarta. Karena itu PD Pasar Jaya bersama BUMD Pangan lainnya harus terus mendukung dan mensukseskan program penyaluran pangan murah yang dijalankan oleh Pemprov DKI.

“Urusan menjaga stabilitas harga bahan pokok ini sangat penting, karena menyangkut hajat hidup orang banyak terutama masyarakat kecil, karena itu teruskan program distribusi bahan pokok murah dan terus perbaiki sistem penyaluran” jelas Lulung.

Terkait beberapa Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) mengenai PD Pasar Jaya yang saat ini masih dibahas di kebon sirih, Lulung menuturkan, dirinya bersama teman-teman di Bapemperda siap mendukung PD Pasar Jaya dalam menuntaskan pembahasan Raperda tersebut. Apalagi raperda tersebut sangat diperlukan untuk memberikan landasan dan pijakan bagi PD Pasar Jaya dalam melakukan berbagai terobosan usaha.

Tags

Artikel Terkait

Close