BUMD

Tingkatkan Layanan Penerimaan Pajak Daerah, Bank DKI Tambah Kantor Layanan di UPPRD Cilandak

 Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto berfoto bersama di  Kantor Kas di Unit Pelayanan Pajak & Retribusi Daerah (UPPRD) Cilandak usai peresmian kantor kas tersebut. (Dok Humas Bank DKI)

Jakarta Review, Jakarta – Dalam rangka mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan penerimaan Pajak Daerah, Bank DKI membuka kantor layanan setingkat Kantor Kas di Unit Pelayanan Pajak & Retribusi Daerah (UPPRD) Cilandak bersamaan dengan pembukaan Kantor Kas di Rusun Kapuk Muara dan Relokasi Kantor Kas Pasar Tanah Abang. Demikian disampaikan oleh Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto di Jakarta, (28/06).

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto mengatakan, kehadiran Bank DKI di UPPRD Cilandak tersebut merupakan upaya untuk terus meningkatkan layanan perbankan khususnya pada penerimaan pajak daerah DKI Jakarta. Ia juga mengungkapkan selain melalui outlet Bank DKI, wajib pajak juga dapat melakukan pembayaran pajak melalui ATM Bank DKI dan aplikasi JakOne Mobile.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI senantiasa mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam penerimaan pajak daerah khususnya Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Bumi Bangunan. Hingga Mei 2018, total penerimaan pajak yang telah diterima Bank DKI senilai Rp186,43 milyar untuk Pajak Kendaraan Bermotor dan Rp228,25 milyar untuk penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan. Sebagai tambahan, Bank DKI bersama Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) juga membuka booth layanan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Bumi dan Bangunan setiap hari dari tanggal 23 Mei – 1 Juli 2018 di Arena Jakarta Fair Hall C1, Kemayoran.

Bank DKI juga melakukan pembukaan kantor layanan setingkat kantor kas di Rusun Kapuk Muara dan relokasi pasar Tanah Abang. “Pembukaan kantor di Rumah Susun ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa perbankan Bank DKI kepada warga penghuni rumah susun termasuk diantaranya penerimaan pembayaran retribusi IPL” ujar Priagung. Hingga Juni 2018, total kantor layanan Bank DKI yang berada di Rusun adalah sebanyak 9 (sembilan) Kantor.

Sampai dengan Juni 2018, jumlah kantor layanan Bank DKI secara keseluruhan menjadi sebanyak 278 kantor, terdiri dari 31 Kantor Cabang konvensional dan syariah, 71 Cabang Pembantu Konvensional dan Syariah, 138 Kantor Kas Konvensional dan Syariah, 20 Payment Point, 9 kantor fungsional dan 11 mobil kas keliling (mobile branch).

Kedepan Bank DKI masih akan terus melakukan pengembangan jaringan layanan termasuk pembukaan kantor layanan di pasar-pasar dan rumah susun. Bank DKI juga telah mengembangkan e-channel Bank DKI termasuk diantaranya JakOne Mobile dengan fitur-fitur seperti biller BPJS Kesehatan, Pajak Bumi dan Bangunan serta Digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. Atas hal tersebut, pada tanggal 26 Maret 2018, Bank DKI berhasil mendapatkan rekor MURI pada kategori Pelayanan STNK secara Digital dengan Sistem Pembayaran melalui QR Pertama di Indonesia. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close