CSR

Hari Anak Nasional BNI Salurkan Bantuan Bagi 70.000 Anak Terlantar di Tahun 2018

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tengah), Pemimpin BNI Wilayah Jakarta Kota Ferry Andajaya (Ketiga Kanan), Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Irmansyah (Keenam Kanan), dan Kepala Seksi Pengangkatan Anak Kementerian Sosial RI Lilik Darmadi (Kedua Kanan) pada acara Simbolisasi Penyerahan Bantuan Tabungan Sosial Anak (TASA) di Jakarta, Kamis (6 September 2018). Program Bantuan TASA merupakan program bantuan dari Kementerian Sosial untuk anak-anak terlantar, anak jalanan, anak yang berhadapan dengan hukum, anak penyandang disabilitas, dan anak yang membutuhkan perlindungan khusus untuk mendapatkan akses pada layanan sosial dasar. BNI kembali menjadi bank penyalur TASA setelah sebelumnya menyalurkan bantuan tersebu kepada sekitar 70.000 penerima di seluruh Indonesia. (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional Tahun 2018, merealisasikan penyaluran bantuan bagi anak-anak terlantar melalui produk tabungan yang dirancang khusus, yaitu Tabungan Sosial Anak (TASA).  Pada tahun 2018, penyaluran yang dilakukan BNI akan menyentuh sekitar 70.000 anak di seluruh Indonesia. Sebagian dari bantuan tersebut disalurkan hari ini oleh BNI dan Dinas Sosial Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta kepada sebanyak 1.199 anak penerima di Provinsi DKI Jakarta.

Penyerahan simbolis bantuan TASA khusus untuk Provinsi DKI Jakarta tersebut dilaksanakan di Jakarta, Kamis (6 September 2018). Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Direktur Rehabilitas Sosial Anak Kementerian Sosial Republik Indonesia Nahar, serta Pemimpin BNI Wilayah Jakarta Kemayoran Ferry Andajaya. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian ke kegiatan peringatan Hari Anak Nasional 2018 yang bertajuk One Day For Children. Acara ini merupakan kolaborasi Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Sosial Republik Indonesia, bersama BNI.

Program bantuan Tabungan Sosial Anak (TASA) merupakan program bantuan dari Kementerian Sosial untuk anak-anak terlantar, anak jalanan, anak yang berhadapan dengan hukum, anak penyandang disabilitas, dan anak yang membutuhkan perlindungan khusus untuk mendapatkan akses pada layanan sosial dasar. Program bantuan tersebut diberikan dalam bentuk Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) yang diberi nama Simpel Tabungan Sosial Anak (Simpel TASA).

BNI melanjutkan tahun sebelumnya yaitu menjadi bank penyalur bantuan TASA ini untuk sekitar 70.000 penerima di seluruh Indonesia. Terdapat dua sumber bantuannya yaitu menggunakan anggaran Kementerian Sosial RI dan anggaran Dana Dekosentrasi yang bersumber dari anggaran Dinas Sosial Propinsi di seluruh Indonesa.

Penyaluran bantuan kali ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta kepada 5 anak penerima bantuan TASA DKI Jakartaa. Pada kesempatan yang sama diberikan juga apresiasi dalam bentuk tabungan kepada anak dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) DKI Jakarta yang meraih prestasi tingkat nasional dan intenasional. Anak – anak berprestasi tersebut adalah Amelia Cipta Dewi (Juara Soccer Robotic Tingkat Asia Tenggara), Syamsul Tajri (Juara II National Mandarin Competition), Kezya Indriani (Penerima Bidik Misi dari Universitas), Muhammad Athar Tasbillah (Juara I Wolrd Deaf Futsal Championship Bangkok – Thailand Kategori U-19), serta Ardan Pramustio Adzkiri (Juara II Indoensia Student Taekwondo Champisonhsip tingkat nasional). Selain itu juga diserahkan secara simbolis program bantuan TASA Provinsi DKI Jakarta yang disalurkan melalui BNI senilai Rp 1,199 miliar, yang akan disalurkan untuk 1.199 anak penerima.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, langkah bersama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Sosial RI, dan BNI dalam menerbitkan TASA merupakan bentuk pemenuhan amanat Undang Undang Dasar 1945 yang menghendaki kehadiran Negara dalam memelihara Fakir Miskin dan Anak Terlantar.  Melalui TASA, BNI menunjukan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan kesetaraan dalam mengakses produk-produk perbankan, termasuk diantaranya anak-anak terlantar.

“Melalui program ini BNI sebagai salah satu bank pemerintah menegaskan fungsinya sebagai agent of development,” ujarnya.

Simpel TASA diterbitkan sebagai produk kolaborasi BNI, OJK, dan Kementerian Sosial RI yang didesain untuk meningkatkan akses anak-anak dalam mendapatkan dana bantuan pemerintah,  sekaligus sebagai sarana pendidikan dan pembentukan karakter anak-anak untuk gemar menabung sejak dini. Peran BNI dalam kolaborasi ini adalah memastikan adanya nilai tambah yang dapat diterima oleh anak-anak pemilik TASA, yaitu memberikan kemudahan bagi anak-anak tersebut untuk menabung melalui pemberian rekening yang dilengkapi berbagai fasilitas perbankan.

Simpel TASA merupakan pengembangan dari produk tabungan sebelumnya yaitu Simpanan Pelajar yang diinisiasi oleh OJK, yang diperuntukkan bagi siswa mulai dari tingkat usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat.  Dalam kegiatan ini selain pentas seni, BNI juga menyediakan games menarik berhadiah bagi anak-anak penerima TASA DKI jakarta yang hadir. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close