MEGAPOLITAN

Anies: Tarif MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Berbasis Jarak

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) dan Dirut MRT Jakarta William Sabandar (kanan) bersiap menaiki kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (6/11/2018). – ANTARA/Wahyu Putro A

Jakarta Review, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tarif Mass Rapid Transit (MRT) akan bervariasi tergantung jarak tempuh. Penetapan tarif tidak akan sama dengan TransJakarta (TJ) yang menyamaratakan tarif untuk semua tujuan.

“Tarif MRT belum ada yang fixed, semua sedang dikaji menyangkut biaya, daya beli, dan kemauan untuk membayar (willingness to pay), serta kemampuan membayar,” ujar Anies ditemui di acara pembukaan International Public Service Forum (IPS Forum) 2018, Rabu (7/11/2018) di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Sekarang ini, tutur Anies, penentuan tarif MRT sedang dikaji. Setelah semuanya rampung, baru akan diumumkan.

“Namun yang pasti, tarifnya akan bervariasi karena ditentukan dengan jarak tempuhnya, berbeda dengan TJ yang kemana saja sama harganya,” lanjutnya.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa terburu-buru menetapkan tarif MRT.

“Stasiun-stasiun itu ada yang jaraknya tidak bulat, artinya kita tidak bisa mengatakan tarifnya X rupiah per kilo meter, nanti akan ada stasiun yang berjarak 1,3 kilometer atau 800 meter,” ujarnya.

MRT tahap I kini hampir rampung dan siap beroperasi tahun depan, mulai dari Lebak Bulus sampai Bundaran Hotel Indonesia. Sementara itu MRT fase II rencananya akan dibangun awal tahun depan.

Sumber: Bisnis.com

Tags
Close