BIROKRASI

Anies Ingin Bantuan Korban Kebakaran Kampung Bandan Tepat Sasaran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau korban kebakaran kampung bandan, Jakarta Utara. (dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Sekretaris Daerah Saefullah meninjau lokasi pengungsian kebakaran di Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Minggu (12/5).

Dalam hal ini, Anies meninjau sejumlah lokasi, seperti dapur umur, toilet umum, posko bantuan, hingga lokasi pengungsian. Ia pun memastikan bahwa kebutuhan para korban diupayakan terpenuhi.

“Pemerintah sudah hadir di sini sejak malam tadi. Mereka menyiapkan tenda-tenda pengungsian. Tim kesehatan juga hadir. Kemudian kita masuk ke proses pendataan. Belum semua warga mendaftarkan karena masih sibuk dengan urusan di tempat mereka masing-masing,” terang Anies.

Selain itu, Anies juga memastikan bahwa anak-anak sekolah yang menjadi korban kebakaran, tetap melanjutkan kegiatannya. Sedikitnya ada 5 anak SD, 27 anak SMP dan 3 anak SMA yang menjadi korban kebakaran, dipastikan masuk sekolah tanpa adanya gangguan.

“Semua anak-anak sekolah sudah disiapkan seragam baju dan buku-buku, sehingga tidak terganggu sekolahnya,” jelasnya.

Gubernur Anies juga menyoroti bantuan bagi para lansia yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. “Kemudian untuk orang tua juga banyak kebutuhan di sini. Kita siapkan tim dari Dinas Sosial,” ujar Anies.

“Jadi, penanganan emergency sudah dilakukan tadi malam. Sekarang kita memastikan api sepenuhnya padam. Kemudian warga tinggal di pengungsian tanpa adanya gangguan berupa hujan dan panas. Sambil kita bersihkan tempat ini dan ditata ulang nantinya,” tambahnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta, Tarmijo Damanik mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan kepada para korban berupa tiga unit tenda pengungsian, satu tenda logistik, kebutuhan pangan, kebutuhan bagi siswa dan para lansia.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, Dinsos sudah memberikan seragam sekolah. Nanti kami terus follow up jika masih ada kebutuhan seragam sekolah. Supaya anak-anak korban kebakaran ini tidak terhambat sekolahnya,” terang Damanik.

“Bantuan juga disalurkan bagi lansia berupa pampers dewasa. Karena setelah didata, itu dibutuhkan juga,” tutupnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close