BIROKRASI

Antisipasi Sampah Malam Tahun Baru, 5.000 Pasukan Orange Dikerahkan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyalami pasukan oranye yang siaga membersihkan sampah pada acara malam pergantian tahun. (istimewa) 

Jakarta Review, Jakarta – Merayakan malam pergantian tahun dari 2017 ke 2018, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah acara. Sebagai antisipasi kemungkinan banyaknya sampah yang dihasilkan selama acara berlangsung, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengerahkan 5.000 petugas kebersihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, para petugas tersebut akan dikerahkan pada malam Tahun Baru 2018, karena pihaknya menargetkan pada Senin (1/1), pukul 06.00 WIB Jakarta sudah bersih.

“Saat perayaan malam pergantian tahun, kami kerahkan 5.000 petugas kebersihan. Petugas ini terdiri dari sopir truk sampah, kru, dan regu comot sebanyak 2.500 personel. Bahkan kami mengerahkan 2.500 petugas tambahan dari UPK Badan Air untuk membantu di darat,” kata Isnawa, Minggu (31/12).

Ia mengatakan, para petugas tersebut akan membersihkan sampah bekas perayaan malam pergantian tahun mulai pukul 01.00 WIB dan ditargetkan sebelum pukul 06.00 WIB seluruh sampah sudah terangkut.

Dijelaskannya, saat puncak pergantian tahun berlangsung dan acara utama selesai, maka Pasukan Orange tersebut akan langsung bergerak di setiap titik lokasi perayaan.

“Mereka disiagakan secara menyebar di seluruh lokasi yang menjadi pusat keramaian warga pada malam tahun baru 2018 Jakarta,” katanya.

Di Jakarta Pusat, pihaknya memusatkan para petugas di kegiatan Car Free Night yang diberlakukan di sepanjang Sudirman-Thamrin. Sepanjang ruas jalan, akan ada panggung di lokasi tersebut akan digelar hiburan dan bazaar kuliner 34 provinsi.

Beberapa hiburan seperti tari pelangi, lenong Sapri botak, Band Seroja, dangdut, hingga kuis berhadiah serta penyanyi Rhoma Irama rencananya akan beraksi di panggung Monas. Selain itu, akan ada acara nikah massal diselenggarakan di Park and Ride Jalan MH Thamrin.

Di Jakarta Utara, penyelenggaraan tahun baru digelar di dua tempat yakni Ancol dan Danau Sunter. Di Ancol, empat titik lokasi perayaan yakni di Pantai Carnaval, Pasar Seni, Taman Lumba-lumba, dan Pantai Lagoon. Pantai Carnaval akan menghadirkan pagelaran musik.

Sementara Pantai Lagoon akan ada penampilan yang mewakili kebudayaan Bali dan Papua. Di Taman Lumba-lumba ada pentas kebudayaan Kalimantan dan Sumatera. Sementara di Pasar Seni akan ada kebudayaan Betawi dan Jawa. Di puncak perayaan, akan ada pesta kembang api atau musical fireworks. Sementara di Danau Sunter, akan ada acara bakar-bakar ikan.

Di Jakarta Barat, penyelenggaraan tahun baru dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Di Jakarta Timur, perayaan digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Nantinya akan ada ribuan obor yang ditancapkan di peta kepulauan Indonesia. Selain itu, akan ada berbagai acara hiburan dangdut, wayang kulit, dan video mapping.

Di Jakarta Selatan, perayaan malam Tahun Baru 2018 di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa. Ada bazaar, salat Maghrib dan isya berjamaah yang dilanjut dengan tahlilan. Lalu nanti ada hadrah, keroncong, gambang kromong serta hiburan lainnya. Puncaknya, akan ada pesta kembang api diiringi rebana.

Sebagai antisipasi dini, pihaknya juga meminta para pedagang di seluruh lokasi acara perayaan untuk menyediakan kantong-kantong sampah agar sampah tidak berceceran.

“Juga supaya memudahkan para petugas ketika melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah,” pungkasnya.

Sumber: Suara Pembaruan

 

Tags

Artikel Terkait

Close