BIROKRASI

BPRD DKI Optimistis Target Penerimaan Pajak 2018 Tercapai

Kepala BPRD DKI Jakarta Edi Sumantri. (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Edi Sumantri, optimistis target penerimaan pajak 2018 sebesar Rp 38 triliun bisa tercapai.

Optimisme ini dipicu oleh perolehan pajak 2017 sebesar Rp 36,1 triliun atau naik 103,54 persen dari target yang ditetapkan Rp 35,6 triliun.

“Untuk tahun 2017 saja target penerimaaan pajak bisa mencapai 100 persen lebih. Artinya mengacu dari tahun lalu yang sukses, maka untuk tahun 2018 kami optimistis target akan kembali tercapai, bahkan bisa lebih,” ujar Edi, Rabu (28/3).

Untuk merealisasi target yang ditetapkan, lanjut Edi, pihaknya akan terus aktif menangih wajib pajak (WP) yang belum menunaikan kewajibannya.

“Kami juga bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Perbankan,” tandasnya.

Selain itu lanjut Edi kini BPRD DKI Jakarta juga sedang melakukan uji coba pembayaran pajak hotel, restoran dan hiburan secara digital dengan menggunakan teknologi Elektronic Data Capture (EDC) Acquiring yang terhubung dengan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Ia mengatakan, teknologi ini memudahkan pengusaha hotel, restoran dan hiburan untuk menunaikan kewajibannya. Selain itu, mereka juga bisa mengetahui data transaksi secara akurat sehingga tahu besaran pajak yang harus disetor ke kas daerah.

“Sistem  EDC ini dapat mengeliminir rekayasa pajak, karena semua transaksi yang menggunakan kartu debit  langsung ketahuan jumlahnya,” tuturnya.

Namun demikian, sebelum diterapkan secara permanen, sistem layanan pembayaran pajak secara digital ini akan diuji coba selama tiga bulan.

“Sistem ini secara otomatis meningkatkan pendapatan dan pengawasan penerimaan pajak serta memberikan kemudahan pada wajib pajak melakukan pelaporan pajak yang diterimanya,” tandasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close