BIROKRASI

Di Grand Cempaka Anies-Sandi Nyatakan Siap Pimpin Jakarta dan Tunaikan Janjinya

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menghadiri acara selamatan dan doa yang digelar oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Minggu (15/10/2017). (Dok Humas Jakarta Tourisindo)

Jakarta Review – Menjelang pelantikannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menyatakan siap memimpin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam pidato politik di acara syukuran Partai Kebangkitan Sejahtera (PKS) pada Minggu malam, Anies menegaskan, pelantikannya hari ini bersama dengan Sandiaga Uno bukanlah sebuah akhir tetapi awal dari perjuangannya. Anies meyakini perubahan akan dimukai hari ini

“Jakarta bukan hanya milik warga Jakarta, milik semua warga negara Indonesia karena ini Ibu Kota. Kirimkan pesan kepada semuanya kalau 16 Oktober besok perubahan akan dimulai,” ujar Anies di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu.

Tak hanya itu, di depan para pendukung dan pengurus PKS Anies juga menegaskan bahwa bersama Sandiaga dirinya akan menunaikan janji-janjinya selama kampanye.

“Ini merupakan amanat jutaan orang yang ikhlas. Amanat tanpa transaksi, kami berencana menunaikan semua janji kami, 23 janji, bukan program kerja, kami mau eksplisitkan ini,” tergasnya.

Anies dan Sandiaga juga yakin, warga siap menerima mereka.

“Kami memiliki data terakhir dan ini tidak akan kami publikasikan karena ini untuk kami sendiri, bahwa 97 persen warga Jakarta sudah siap menerima dan percaya diri terhadap kepemimpinan yang akan mulai bertugas mulai hari Senin,” kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Jumat lalu.

Menurut Sandi, kepercayaan warga DKI itu menjadi modal dalam memimpin Jakarta. Sebab, jika warganya percaya, ia dan Anies juga percaya diri.

“Kami melangkah ke Balai Kota dengan percaya diri karena masyarakatnya juga sudah percaya diri dan merekat secara fundamental. Mereka menunggu realisasi dari program-program kami,” ujar Sandi.

Sandiaga menyebutkan di antara kalangan warga DKI Jakarta, para pemilih Ahok-Djarot dan Agus-Sylvi yang paling antusias menagih janji kampanye mereka. “Justru yang kemarin memilih bukan kami, baik nomor 1 maupun nomor 2, justru sangat mengenali program-program kami,” katanya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close