BIROKRASI

Dinas Kesehatan DKI Monitoring Layanan Kesehatan Puskesmas Koja

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Tienke Maria Margaretha tampak sedang berbicara dengan pasien yang sedang berobat di Puskesmas Kecamatan Koja, Kamis (22/2/2018). (win/jakrev)

Jakarta Review, Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, memonitor kondisi infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Tienke Maria Margaretha mengatakan, secara keseluruhan kondisi infrastruktur puskesmas cukup baik. Demikian pula halnya dengan layanan kesehatan sudah sesuai standar operasi pelayanan (SOP).

“Pelayanan sudah bagus, tidak ada komplain dan cepat. Secara keseluruhan sudah baik,” katanya, Kamis (22/2).

Walau sudah cukup baik, namun Tinke melihat tenaga medis kesehatan lingkungan dan ahli gizi di wilayah Kecamatan Koja belum mencukupi. Menurutnya, belum seluruh puskesmas kelurahan memiliki ahli gizi dan tenaga kesehatan lingkungan.

“Kita akan rekomendasikan agar segera dipenuhi kekurangannya. Karena keberadaanya penting terutama untuk menimalisir kasus gizi kurang,” tegasnya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Koja, Lysbeth Regina Panjaitan menjelaskan, setiap bulannya warga yang dilayani di puskesmas ini mencapai 30 ribu orang. Diakui Lysbeth, puskesmas yang dipimpinnya saat ini memang belum memiliki tenaga medis kesehatan lingkungan dan ahli gizi.

“Kalau sesuai aturannya setiap Kelurahan harus ada. Ini sedang rekrutmen lagi untuk tambahan,” tandasnya.(win)

Tags

Artikel Terkait

Close