BIROKRASI

Gubernur Anies Tinjau Banjir di Rawa Terate

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di RW 05, Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (15/2) malam. Dalam tinjauan kali ini, Anies didampingi Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana dan Camat Cakung, Alamsyah. (Foto: Dadang/beritajakarta.id)

Jakarta Review, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di RW 05, Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (15/2) malam.

Dalam tinjauan kali ini, Anies didampingi Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana dan Camat Cakung, Alamsyah. Setibanya di lokasi, Anies bersama rombongan, menyempatkan salat Magrib di Yayasan Al Muhyi Al Istiqomah, RT  09/05 Rawa Terate. Setelah itu, ia angsung menuju lokasi banjir.

Dengan mengenakan sepatu boot dan seragam Taruna Siaga Bencana, Anies berjalan kaki mendatangi rumah-rumah warga yang tergenang di RT 04, 06, 07, 08 dan 10 RW 05. Ia menyapa dan menyalami warga yang masih berada di dalam rumah masing-masing.

“Uniknya ada mistar pengukur ketinggian air di tepi jalan, biasanya mistar adanya di pinggir kali. Artinya ada langganan banjir di sini. Ini tidak boleh lagi terjadi seperti ini,” ujarnya.

Ia langsung menginstruksikan Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur agar memperlebar saluran air atau kali yang ada. Sebab saat ini kondisi kali sudah menyempit.

“Efeknya setiap tahun selalu tergenang. Di sini juga banyak pabrik. Akan kita cek apakah sudah benar sistem pembuangan airnya,” tuturnya.

Sementara, Ketua RW 05 Rawa Terate, Hendra menuturkan, ketinggian air berkisar 50 hingga 200 sentimeter. Kondisi wilayah ini diapit Kali Cakung Lama dan Kali Petukangan.

“Genangan di permukiman warga akibat meluapnya Kali Cakung Lama dan Kali Petukangan. Kondisi ini sering terjadi kalau hujan deras,” tandasnya.

Sejauh ini belum ada warga yang mengungsi. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Namun pihaknya sudah menyiapkan lokasi pengungsian di Masjid Al Istiqomah di RT 09 yang tak terdampak banjir. Jumlah rumah dan KK yang terdampak banjir sekitar 240 rumah dan 850 jiwa.

Sumber: Beritajakarta.id

Tags

Artikel Terkait

Close