BIROKRASI

Hadirkan Kartu JMU, Pemprov DKI Sediakan Beasiswa bagi Warga untuk Kuliah

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Bantuan Biaya Pendidikan Tinggi bagi Mahasiswa dari k eluarga kurang mampu, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/5). Kerja sama tersebut diresmikan dengan penandatanganan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan perwakilan 68 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). (Foto: Punto/beritajakarta.id)

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan beasiswa kepada warga asli Ibu Kota untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat sarjana melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan hal ini bertujuan untuk memfasilitasi warga Ibu Kota untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan tuntas.

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) ini merupakan kelanjutan dari program Kartu Jakarta Pintar Plus yang sebelumnya diberikan kepada anak usia sekolah dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan.

Adapun untuk menyukseskan bantuan dana tersebut, Pemprov DKI telah bekerja sama dengan sebanyak 68 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Tanah Air.

Kesepakatan tersebut guna mengaktifkan efektivitas penggunaan kartu di lingkungan PTN. Dana yang digunakan untuk KJMU ini disokong oleh Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan KJMU merupakan bentuk perhatian Pemprov DKI Jakarta kepada siswa yang memiliki potensi, namun tidak punya biaya untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah.

Dia menambahkan akan memprioritaskan KJMU ini kepada warga Jakarta karena pengembangan terhadap sumber daya manusia menjadi fokus utama Pemprov DKI.

“Kita berkeinginan anak-anak kita bisa kuliah sampai tuntas dan harus dibantu juga sampai tuntas, karena pendidikan dan prestasi tak boleh kendor,” kata Anies, Senin (14/5/2018).

Menurutnya, dengan menyelesaikan pendidikan ke perguruan tinggi maka warga penerima KJMU ini dapat meningkatkan kelasnya secara ekonomi dan sosial.

“Semoga anak-anak yang menyelesaikan pendidikan di universitas dapat menginspiasi yang lainnya sehingga dia akan menjadi eskalator sosial ekonomi di lingkungannya,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pemilik KJMU ini akan mendapatkan bantuan peningkatan mutu pendidikan senilai Rp18 juta per tahun.

Penyaluran biaya ini dapat diambil melalui akun rekening Bank DKI yang terintegrasi dengan kartu KJMU.

Selain itu, mahasiswa pemegang KJMU ini juga akan mendapatkan biaya pendukung operasional kuliah seperti untuk membeli buku, makan, transportasi, akomodasi, dan lain-lain.

Sumber: Bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Close