BIROKRASI

PTSP Goes to Mall di MKG Sukses Layani 833 Pengunjung

Seorang pengunjung di booth PTSP di Mall Kelapa Gading sedang berkonsultasi kepada petugas. Selama 3 hari mulai dari 27-29 Oktober 2017 Dinas Penanaman Moda dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) DKI Jakarta menggelar layanan PTSP Goes to Mall di Mall Kelapa Gading Jakarta Utara. (Dok Humas DPM dan PTSP DKI Jakarta).

Jakarta Review – Layanan PTSP Goes to Mall yang digelar di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara cukup diminati warga. Terbukti selama tiga hari pelaksanaan dari 27-29 Oktober, tercatat ada 833 pengunjung yang mendatangi booth PTSP.

Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Dinas Penanaman Moda dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) DKI Jakarta, Rinaldi mengatakan, jumlah pengunjung PTSP Goes to Mall Kelapa Gading terbilang paling banyak dibandingkan lokasi lainnya. Pasalnya biasanya PTSP Goes to Mall lainnya rata-rata hanya melayani 50-70 pengunjung.

“Selama tiga hari ada 833 pengunjung yang mendatangi booth PTSP kami,” ujarnya dalam rilis yang dikirim ke Jakarta Review, Senin (30/10).

Menurutnya tingginya antusiasme masyarakat mengunjungi booth PTSP ini dikarenakan layanan digelar pada akhir pekan.

“Biasanya sehari hanya melayani 50-70 pengunjung. Karena biasanya kami buka di hari kerja. Sementara di Summarecon ini saat weekend,” tuturnya.

Sekedar informasi, layanan PTSP Goes to Mall adalah inovasi dari DPM dan PTSP dalam pelayanan masyarakat. Layanan ini sudah dilaksanakan sejak April lalu dan telah dibuka di 23 pusat perbelanjaan.

Kenakan Pakaian Daerah

Kepala PTSP Jakarta Utara, Lamhot Tambunan mengatakan menyambut Hari Sumpah Pemuda, maka dirinya memutuskan petugas yang melayani mengenakan pakaian daerah. PTSP Goes to Mall adalah kerja sama pemerintah dengan pengelola mal, swasta. Untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat. Di Mall Kelapa Gading layanan dibuka dari pukul 10.00 hingga 22.00.

Menurutnya, selama ini kesan yang masih ada di masyarakat bahwa dalam mengurus perizinan sulit dan memakan waktu lama. Namun dengan program layanan jemput bola seperti ini, kesan negatif itu semua hilang.

Ia menambahkan layanan perizinan yang diberikan di MKG ini adalah, semua jenis layanan yang biasa diberikan di kantor PTSP.

“Di sini lebih diutamakan sosialisasi dan ajang konsultasi bagi warga. Jika perizinan yang diajukan warga perlu peninjauan lapangan maka harus dilakukan tinjauan, setelah itu perizinan akan diproses di kantor PTSP,” tuturnya.

Ada pula layanan yang dapat langsung diproses dan diterbitkan, seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan izin penelitian. Bahkan untuk izin Kartu Pengawasan/Kartu Izin Usaha (KPS/KIU) angkutan umum, jika sudah ada rekomendasi dari Dinas Perhubungan dapat langsung diprosesnya. (win)

 

Tags

Artikel Terkait

Close