MEGAPOLITAN

Blusukan ke Pasar Senen, Sandiaga Pastikan Harga Pangan Stabil

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno ditemani Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin berdialoq dengan pedagang di sela kunjungannya di Pasar Senen Blok III. (Istimewa) 

Jakarta Review, Jakarta – Menjelang Idul Fitri 2018, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memantau harga pangan di Pasar Senen Blok III, Senen, Jakarta. Dalam pantauannnya di Blok III, Sandiaga memastikan kalau harga sembako stabil.

Sandiaga menuturkan harga-harga bahan pangan terpantau stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan untuk memantau kestabilan harga kedepan.

“Alhamdulillah terpantau harga-harga stabil, ada beberapa komoditas yang perlu perhatian khusus seperti cabai khususnya cabai kriting cabai merah kriting dan juga tadi daging ayam yang sedikit naik harganya untuk memantau kestabilan harga pangan,” kata Sandi di Pasar Senen Blok III, Jakarta, Senin (11/5/2018).

Sandi berharap dalam beberapa hari ke depan jelang lebaran bisa ditambah suplainya dan  distribusinya diperlancar. “Saya akan koordinasi nanti dengan mentteri perdagangan dan teman-teman pengepul maupun juga pemasok, kita ingin harga-harga stabil kedepan,” ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Sandi menyebut harga daging sedikit mengalami kenaikan. Kenaikan harga tersebut kata Sandiaga lebih baik dibanding kenaikan harga tahun lalu.

“Daging sedikit meningkat tapi masih dalam batas toleransi yang kita ada dan ini secara umum lebih baik dari tahun lalu. Harga-harga gejolaknya lebih baik dari tahun lalu,” lanjutnya

Suami Nur Asia itu menuturkan mayoritas pedagang menaikan harga bahan pangan lantaran memanfaatkan keuntungan saat Lebaran.

Karena itu, ia ingin mengubah pola pikir pembeli dan pedagang bahwa distribusi bahan pangan lancar dan tidak mengalami kenaikan harga menjelang Lebaran.

“Rata-rata pedagang kalau saya bilang kok tinggi jualnya, iya pak setahun sekali. Padahal suplainya cukup, di Kramat Jatinya juga cukup, tapi mereka secara otomatis karena mungkin kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya menaikkan harga H-5,” ujarnya.

“Nah ini yang kita ingin ubah perilaku dari pedagang dan pembeli juga bahwa dengan suplai cukup distribusi lancar terbuka berkeadilan kita mestinya tidak mengalami fluktuasi harga di jelang lebaran,” tutupnya.

Sumber: Sindonews.com

Tags

Artikel Terkait

Close