BIROKRASIMEGAPOLITAN

DKI Targetkan Raih Investasi Senilai Rp 55 triliun

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta Edy Junaedi. (alif)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta Edy Junaedi. (alif)

Jakarta Review – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan, pelayanan terpadu satu pintu Pemprov DKI Jakarta menargetkan nilai investasi di Jakarta tahun ini mencapai Rp 55 triliun.

Target ke depan sebesar Rp 55 triliun rupiah dari investasi tersebut dengan komposisi 40 persen dari PMA dan 60 persen dari Penanaman Modal Dalam Negeri, ujar Edy di sela-sela Sosialisasi Produk dan Mekanisme Perizinan Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu yang digelar di gedung BPSP 4 lantai PT JIEP seperti dikutip tribunnews.com, Senin (6/2/2017).

Tahun 2016, pihaknya menargetkan bisa menyedot investasi senilai Rp 53 triliun rupiah namun yang tercapai hanya kisaran Rp 51 triliun rupiah.

Eddy mengaku optimis bisa mencapai target investasi tadi tahun ini bahkan, diharapkan mendapat angka yang lebih besar.

Untuk meningkatkan investasi, Dinas Penanaman Modal & PTSP Pemprov DKI Jakarta akan membuka service point atau gerai pelayanan di Kawasan Industri Pulogadung di jalan Rawa Terate III, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur pada pekan depan.

Kehadiran Service Point PTSP pemprov DKI Jakarta di kawasan Industri Pulogadung ini sekaligus menambah jumlah service point di ibukota dari 318 unit menjadi 319 unit.

Selain unit permanen, di kawasan Industri Pulogadung juga akan disediakan mobile service unit dan 10 orang petugas PTSP guna memudahkan masyarakat dan pelaku usaha di seputaran Pulogadung.

Tidak sampai disitu saja, BPTSP DKI juga menyiapkan Mobile Service Unit lengkap dengan petugas dari Antar Jemput Ijin Bermotor (AJIB).

“Jam operasional di service point ini sama dengan jam pelayanan di service point lainnya. Syarat perizinan yang dibutuhkan dapat diakses pada situswww.pelayanan.jakarta.go.id,” katanya.

Bilson Manalu, Direktur Operasi dan Pengembangan PT JIEP mengatakan, Sosialisasi Produk dan Mekanisme Perizinan Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu ini ditujukan kepada seluruh investor juga tenant di Kawasan Industri Pulogadung.

“Harapannya pelaku industri memahami bagaimana mekanisme perizinan serta pelayanan di gerai PTSP. Rencananya Service point atau gerai PTSP ini akan segera kami launching minggu depan, kata Manalu.

Kata Bilson, pihaknya berharap dengan fasilitas KLIK tersebut bisa menambah investasi lahan di kawasan industri Pulogadung.

Saat ini okupansi kami sudah mencapai 80 persen dan diharapkan dengan terealisasi fasilitas KLIK dan hadirnya outlet PTSP maka akan tercapai 100 persen. Dari 500 hektar kavling yang belum terisi masih 12 hektar lagi, katanya. (win/tribunnews.com)

Tags

Artikel Terkait

Close