HUKUM

66 Hari Ganjil Genap, Polisi Tilang 36.643 Pelanggar

Pemeriksaan kendaraan ganjil genap. (Dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mencatat melakukan penilangan kepada 36.643 pelanggar perluasan sistem pembatasan kendaraan roda empat ganjil-genap, sejak 1 Agustus hingga 18 Oktober 2018, di Ibu Kota Jakarta.

“Total penindakan tilang Ganjil Genap selama 66 hari (1 Agustus-18 Oktober) berjumlah 36.643,” ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, kepada Beritasatu.com, Sabtu (20/10).

Dikatakan, Satlantas Polres Metro Jakarta Timur paling banyak melakukan penilangan kepada pelanggar dengan jumlah 8.815, kemudian Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya 5.980 dan Satlantas Polres Jakarta Barat 5.075.

“Satlantas Jakarta Selatan 4.559, Jakarta Utara 4.457, Jakarta Pusat 4.248, Sat. Gatur 3.066, dan Sat. Patwal 433,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, tiga wilayah yang paling banyak pelanggaran dan dilakukan penilangan adalah Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur berjumlah 6.515. “Diikuti Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, sebanyak 5.980 dan Jalan S Parman, Jakarta Barat, 5.075,” katanya.

Catatan perpanjangan kebijakan sistem Ganjil Genap hingga 31 Desember 2018:

+ Dilaksanakan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal Gatot Subroto, sebagian Jalan Jenderal S Parman, Jalan MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan, dan Jalan Jenderal Ahmad Yani.

+ Waktu Senin hingga Jumat, pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hari jam 16.00-20.00 WIB.

+ Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tidak diberlakukan.

Sumber: BeritaSatu.com

Tags

Artikel Terkait

Close