HUKUMMEGAPOLITAN

Kisruh Pasar Tasik Segera Berakhir, Pedagang Bisa Kembali Berusaha

Kuasa Hukum PT Padi Mas Realty, Hercules Rosario Marshal dan Harianto Badjoeri . (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Kisruh pengelolaan lahan Pasar Tasik di Jl Jembatan Tinggi, Kebon Kacang, Tanah Abang, yang berujung pada penyegelan oleh polisi akan segera berakhir. Rencananya, dalam waktu dekat pihak PT Padi Mas Realty akan mencabut laporan perkara (LP) di Polda Metro Jaya. Dengan begitu, police line bisa segera dicabut dan kembali menampung ratusan pedagang.

Kuasa Hukum PT Padi Mas Realty, Hercules Rosario Marshal menjelaskan,  pihaknya mendukung rencana pemberdayaan ekonomi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan menggunakan lahan Pasar Tasik sebagai lokasi penampungan pedagang Tanah Abang sehingga akan dilakukan pencabutan berkas LP.

Diakuinya, keputusan tersebut disepakati setelah dilakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat, Harianto Badjoeri di Ancol, Jakarta Utara.

“Kita sangat mendukung langkah-langkah pemberdayaan pemprov. Paling lambat Rabu depan berkas LP akan kita cabut,” tegasnya, Jumat (13/4).

Diakui Hercules, penjelasan dari Harianto cukup meyakinnya untuk segera mencabut berkas laporan. Pihaknya pun akan mempersilakan pihak Pemprov DKI Jakarta menempatkan pedagang di kawasan Jati Baru untuk direlokasi ke lahan Pasar Tasik.

Akan halnya Hercules, Harianto Badjoeri mengatakan, selain dengan perwakilan dari PT Padi Mas Realty pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan tokoh masyarakat setempat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pemilik lahan.

Semua pihak sepakat untuk mengedepankan kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan.

“Selain diminta Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, sebagai mantan PNS saya merasa terpanggil untuk turut menyelesaikan persoalan agar tidak berlarut dan merugikan terutama bagi pedagang kecil,” ujarnya.

Dijelaskan Harianto, akibat dipasangi police line pedagang tumpah ke jalan sehingga memicu kemacetan. Selain itu, kondisi demikian rawan memicu konflik di kawasan Tanah Abang.

“Setelah pencabutan LP dan penurunan garis polisi kita akan kembali duduk bersama membahas pengelolaan. Semua akan kita bicarakan demi Jakarta menjadi maju kotanya dan bahagia warganya,” tutup Harianto. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close