KEBON SIRIHMEGAPOLITAN

Ketum Bamus Betawi: Saatnya Budaya Betawi Mewarnai Kehidupan Warga Jakarta

Ketua Umum Bamus Betawi Zainudin saat memberikan sambutan di acara Halal Bihalal Bamus Betawi di Grand Cempaka Business Hotel Jakarta., Minggu, 9/7/2017. (dok bamus)

Jakarta Review – Ketua Bamus Betawi Zainudin mengatakan dari waktu kewaktu ada tren peningkatan kesadaran warga Jakarta terhadap eksistensi budaya betawi di tengah Masyarakat.

“Budaya betawi makin diperhitungkan keberadaannya di Jakarta, apalagi setelah lahirnya seperangkat regulasi yang komplet mengenai pelestarian budaya betawi yang dilahirkan oleh Gubernur bekerjasama dengan DPRD beberapa waktu yang lalu,” kata Zainudin saat memberi sambutan di acara Halal Bi Halal di Grand Cempaka Business Hotel Jakarta, Minggu 9/7/2017.

Lihat saja paska kelahiran beleid mengenai pelestarian budaya betawi tersebut, kesenian dan perekonomian warga betawi makin menggeliat. Baru-baru ini sebuah sanggar tarian betawi meraih prestasi pada sebuah even di Korea Selatan, selain itu berbagai ikon budaya betawi seperti ondel-ondel, gigi baling, baju sadariah, kembang kelapa dan lain-lain juga makin dikenal oleh warga Jakarta.

Bahkan kami juga juga sudah menadatangi kerjasama dengan PT Jakarta Tourisindo untuk menjadikan Grand Cempaka Business Hotel sebagai Hotel Percontohan Budaya Betawi. Tak heran di hotel yang terletak di bilangan Cempaka Putih Jakarta Pusat ini mudah ditemukan berbagai ornamen budaya betawi diberbagai sudutnya mulai dari pintu masuk, lobby, lounge, resto dan kamar hotel.

Selain itu di hotel ini juga bisa ditemukan outlet souvenir betawi yang menjual berbagai produk ikon betawi yang diproduksi oleh pengrajin UKM betawi. Misalnya kaos, gantungan kunci, batik, topeng, miniatur ondel-ondel dan seterusnya.

“Komitmen PT Jakarta Tourisindo tersebut menjadi salah satu pertimbangan mengapa kami menggelar acara Halal Bihalal Bamus Betawi di Grand Cempaka Bussines Hotel,” ujar Oding seraya berharap Grand Cempaka Bussines Hotel bisa tambah maju setelah konsisten menerapkan ornamen betawi di hotelnya.

Oding berharap kedepan komitmen Grand Cempaka Bussines Hotel ini akan diikuti oleh sejumlah hotel dan bangunan pemerintahan lain yang ada di Jakarta. Pasalnya ada regulasi mengenai pelestarian budaya betawi mengharuskan setiap gedung baik swasta apalagi milik pemerintahan untuk menyertakan ornamen betawi di dalamnya.

“Kami ingin budaya betawi makin mewarnai kehidupan warga Jakarta. Karena itu pihaknya akan gencar terus-menerus mensosialisasikan pentingnya implementasi perda pelestarian budaya betawi di Jakarta,” tandasnya.

Terimakasih Kepada Sponsor

Dalam kesempatan yang sama, Oding juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada beberapa sponsor yang membantu pelaksanaan acara Halal Bihalal dan membantu kegiatan Bamus Betawi yang lain, misalnya saat pemberian santunan kepada anak yatim di Bulan Ramadhan kemarin.

Oding menambahkan di acara santunan anak yatim beberapa waktu yang lalu, Bamus memberikan 2100 paket bingkisan kepada anak yatim. Paket bingkisan tersebut berasal dari bantuan BNI, BRI, Telkom dan Pegadaian. Sementara saat pelaksanaan acara Halal Bihalal kemarin, Bamus kembali mendapat dukungan dari BNI, Bank Mandiri dan Telkom.

“Mudah-mudahan, jalinan kerjasama ini bisa berlanjut dalam kegiatan Bamus lainnya. Saya sih berharap, tahun depan paket bingkisan untuk anak yatim jumlahnya bisa ditingkatkan menjadi 5000 paket,” pungkasnya.  (win)

Tags

Artikel Terkait

Close