MEGAPOLITAN

M Taufik: Puluhan Pejabat yang Diangkat Ahok Segera Dilengserkan Anies-Sandi

Wakil Ketua DPRD DKI sekaligus mantan Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 Muhammad Taufik. (Antara) 

Jakarta Review, Jakarta – Puluhan pejabat eselon dua di jajaran Pemprov DKI Jakarta yang dulu diangkat Basuki Tjahja Purnama alias Ahok segera dirombak oleh Gubernur Anies Baswedan. Mereka dinilai tidak mampu mengikuti ritme kerja Anies-Sandi, bahkan malah menjadi beban pimpinan, maka dipastikan akan lengser dari jabatan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik yang mengaku sudah mendapat kabar dari Anies dan Sandi.

“Nanti bulan depan akan ada mutasi besar-besaran meliputi seluruh eselon, namun prioritasnya pada eselon dua setingkat walikota, kepala dinas, dan kepala badan,” ujar Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (6/3).

Menurutnya banyak di antara mereka yang digeser, diputar, atau diplorotkan dari jabatannya. Sedangkan sebagian pejabat lainnya memasuki pensiun.

Menurutnya ada beberapa pejabat yang kerjanya menghambat program gubernur.

“Ini bukan ngarang, tapi memang ada beberapa pejabat yang justru menjadi beban Anies-Sandi sehingga proyek yang sudah direncanakan dengan matang, nggak jalan-jalan. Padahal, pemerintahan sekarang ini harus berjalan cepat dan terarah,” papar Taufik mantan Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017.

Menurut Taufik, sejumlah pejabat yang kemungkinan akan dilengserkan dari eselon dua antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Olahraga dan Pemuda serta Dinas Tata Air.

“Tapi semuanya itu masih dikaji dengan seksama agar gubernur tidak salah langkah, karena ini juga menyangkut nasib seseorang,” papar Taufik sambil menambahkan Anies juga akan mengganti sebagian besar Dirut BUMD.

“Dirut yang bergaji sangat besar antara Rp 100 juta dan Rp 200 juta yang nggak becus kerja juga akan diganti,” tegas Taufik.

Anies sengaja menunggu bulan April bertepatan dengan masa enam bulan menjabat sebagai gubernur. Karena salah satu persyaratan kepala daerah boleh merombak jabatan setidaknya telah memimpin selama setengah tahun.

Sumber: Poskotanews.com

Tags

Artikel Terkait

Close