BIROKRASIMEGAPOLITAN

Ahok Ganti Dirut Bank DKI

foto : ekonomi.inilah.com
foto : ekonomi.inilah.com

Jakarta Review – Bank DKI pada 2014 performanya mengalami penurunan yang signifikan, terutama terlihat dari tingginya rasio kredit yang bermasalah. Itulah salah satu alasan yang disampaikan Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI Jakarta Catur Laswanto mengapa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mencopot Eko Budiwiyono dari jabatan Direktur Utama (Dirut) Bank DKI.

Sebagai pengganti Eko, Basuki  mengangkat Kresno Sediarsi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknologi dan Operasional Bank Mandiri. Perombakan direksi dan komisaris Bank DKI ini seusai penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank DKI, pada Rabu (17/6/2015) kemarin.

Sementara itu pada jajaran komisaris, Hasan Basri Saleh yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Komisaris diganti oleh Honggo Widjojo Kangmasto. Kemudian Basuki juga mengangkat Sarwanto dan Ahdi Jumhari Luddin sebagai Komisaris Independen.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI ditunjuk Basuki menjadi Komisaris Bank DKI. Sedangkan Agus Prastowo diangkat menjadi Direktur Kepatuhan dan Martono Soeprapto, Sigit Prastowo, Antonius Widodo Mulyono, serta Farel Tia Silalahi menjadi Direktur Bank DKI.

“Saya ingin tegaskan komitmen Gubernur, semuanya tentu ingin kinerja bisnis Bank DKI cukup baik,” kata Catur.

Di sisi lain, Gubernur butuh orang orang baru untuk bisa membawa Bank DKI berlari kencang dan bisa naik ke BUKU (Bank Umum Kegiatan Usaha) 4. Perombakan jajaran komisaris dan direksi, lanjut dia, sebagian besar diambil dari profesional bank-bank ternama serta memiliki rekam jejak yang baik. (Tika)

Tags

Artikel Terkait

Close