MEGAPOLITAN

Sandiga Uno: 2020 Jakarta Jadi Destinasi Wisata Halal

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memberikan keterangan kepada wak media usai membuka Focus Group Discussion (FGD) Wisata Halal, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/3). Sandi mengatakan, konsep Wisata H alal di Jakarta harus mampu menumbuhkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, partisipasi publik, serta kearifan lokal seperti, budaya Betawi. (Foto: Reza/beritajakarta.id)

Jakarta Review, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengharapkan Jakarta pada tahun 2020 bisa mencapai target sebagai kota destinasi dan wisata halal yang bisa bersaing dengan kota lainnya di Asia.

“Kita ingin pada 2020 Jakarta bisa mencapai target sebagai kota dengan destinasi dan wisata halal yang bisa bersaing. Kita juga targetkan satu juta global halal tourism bisa datang ke Jakarta untuk lima tahun ke depan,” kata Sandiaga saat meluncurkan Focus Group Discussion (FGD) Pariwisata Halal dan Destinasi Halal di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Saat ini, Jakarta berbenah dan ingin ada rencana kerja yang bisa diimplementasikan secara konkrit dan destinasi halal tersebut bisa tumbuh dari produk-produk unggulan yang ada DKI, katanya.

“Produk – produk unggulan seperti kuliner, muslim fashion dan juga destinasi seperti Kota Tua dan Kepulauan Seribu. Di wilayah Selatan juga ada Setu Babakan yang bisa kita dorong sebagai pusat kuliner,” kata Sandiaga.

Pusat budaya Betawi yang tentunya bisa dietalasekan sebagai destinasi halal yang mudah-mudahan bisa menarik lebih banyak wisatawan dan menciptakan lapangan kerja, katanya.

“Karena kita tidak ingin begitu pariwisata ‘booming’, lapangan kerjanya akhirnya tidak siap. Makanya kita menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah di sini dan forum pelajar dari beberapa universitas untuk menyiapkan SDM-nya. Dengan tenaga kerja yang siap. Jadi kita tidak harus mengimpor tenaga kerja dari asing untuk pariwisata halal ini, begitu ‘booming’. Tapi kita sudah siapkan SDM,” kata Wagub.

Peraturan Gubernur (Pergub) terkait wisata halal sudah ditandatangani, sebelumnya sudah didorong dan harus ada revisi sedikit. Berkaitan dengan beberapa perkembangan terkini. Itu nanti lagi dibicarakan di FGD, katanya.

“Mulai dari pertama yang diatur destinasinya, insentif-insentif apa yang kita berikan. Juga kesiapan daripada SDM, kesiapan daripada regulasi -regulasi turunannya, SKPD mana saja yang bertanggungjawab. Pergubnya mengatur itu sehingga kita lebih komprehensif untuk menggarap destinasi wisata halal,” kata Sandiaga.

Penulis: Redaksi/Ant

Tags
Close