MEGAPOLITAN

Tingkat Kecelakaan di Jakarta pada Momen Mudik Turun 96 Persen

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden, Argo Yuwono memberikan penjelasan kepada sejumlah awak media mengenai tingkat kecelekaan lalu lintas selama momen mudik lebaran 2018 di Jakarta. (Antaranews.com)

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan jajaran Polda Metro Jaya mengevaluasi pelaksanaan operasi lalu lintas pada momen mudik tahun ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden, Argo Yuwono, menyebutkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Operasi Ketupat 2018 mengalami penurunan sebanyak 96%. Menurut Analisis dan Evaluasi (Anev) selama arus mudik tahun ini jumlah kecelakaan hanya terjadi sebanyak 4 kejadian. Jumlah tersebut terbilang menurun secara signifikan dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 90 kejadian.

“Di dalam pelaksanaan Operasi Ketupat, DKI Jakarta berjalan aman, tertib, dan lancar. Kejadian menonjol nihil dan apabila dibandingkan dengan tahun lalu, kita kurang lebih 30% turun [dari segi] angka kriminalitas maupun angka kecelakaan,” kata Argo dalam keterangan resmi, Senin (25/6/2018).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Kepolisian yang mampu bersinergi dengan baik dengan berbagai pemangku kepentingan dan menghasilkan tren yang positif terkait penanganan mudik tahun ini. “Musim lebaran tahun ini pengelolaan lalu lintas berjalan dengan baik. Kami mengapresiasi secara khusus Kepolisian Polda Metro Jaya yang telah bersinergi dengan seluruh jajaran salah satunya Pemprov DKI Jakarta,” kata Anies di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/6/2018).

Menurutnya, selain tingkat kecelakaan yang menurun drastis, pengamanan selama momen mudik tersebut meningkat. “Tingkat keamanan di level kota hingga kelurahan meningkat, itu semua adalah indikasi kinerja baik di Polda Metro Jaya. Mudah-mudahan banyak pengalaman baik di musim mudik tahun ini yang bisa dipakai ke depan” imbuhnya.

Dia berharap sinergi Pemprov DKI dan Kepolisian pada masa yang akan datang dapat lebih ditingkatkan. Hal ini terkait beberapa agenda penting seperti pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak dan Asian Games yang akan segera digelar.

Sumber: Bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Close