BIROKRASIMEGAPOLITAN

Transjakarta sering Celaka, Ahok: Wajar, Karena Selalu Dikorupsi Sejak Era Sutiyoso

foto : koran-jakarta.com
foto : koran-jakarta.com

Jakarta Review – Masih seringnya terjadi insiden kecelakaaan Bus Transjakarta di lapangan dalam pandangan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama disebabkan oleh kesalahan konsep pembangunan Transjakarta sejak awal. Misalnya mulai dari desain, pengelolaan, hingga pengadaan bus yang berkualitas buruk.

“Pasti saya bilang masalah kecelakaan pasti terjadi, sopirnya enggak profesional. Karena apa perjanjian kontrak lama itu enggak kejam. Saya bilang dulu, kontrak itu penuh permainan,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Yang memperihatinkan lanjut Ahok, tindakan koruptif itu telah terjadi sejak awal program itu dicanangkan atau sejak era kepemimpinan Jakarta dibawah Sutiyoso. Sebagai buktinya, Kepala Dinas di era Sutiyoso saat itu, Rustam Effendi harus merasakan dinginnya ruang tahanan akibat korupsi pengadaan bus Transjakarta di tahun 2007 silam.

“Di jaman Pak Sutiyoso dulu masuk penjara kan Rustam Effendi, berarti dari awal sudah main kan dia pertama kali bikin Transjakarta, masuk penjara kan, ditanggap kan. Makanya saya curiga sudah dari awal selalu di mark up,” tutur Ahok.

Dengan fakta tersebut, Ahok mengaku tak heran tak heran dengan terjadinya kecelakaan bus Transjakarta secara beruntun dan mengakibatkan korban di dua hari terakhir ini.
Uniknya kendati dari segi desain transportasi kota Transjakarta meniru moda transportasi yang sama di Bogota, Kolombia, tapi mengapa tidak sekalian meniru spesifikasi bus-nya.

“Tinggal beli, ngapain Transjakarta dirancang aneh-aneh, spesifikasi mesti tinggi supaya enggak kena banjir. Pas banjir emang mereka jalan, enggak juga. Kalau mau khusus ya dirancang amfibi aja sekalian,” sindirnya.

Dengan demikian, fakta tersebut semakin menguatkan jika pengelolaan Transjakarta sejak dulu telah identik dengan aksi main mata antara Pejabat Pemprov DKI dengan pengusaha otomotif di Tiongkok. Sehingga jangan heran bila saat ini Mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono kini mendekam dibalik jeruji besi.

“Makanya saya mensinyalir dari awal otaknya itu sudah mau curi supaya ada spek khusus main dengan perusahaan Tiongkok, tiap lelang yang lain nggak keburu karena dia sudah siapin,” pungkasnya. (oki)

Tags

Artikel Terkait

Close