NASIONAL

Bakti Nusantara Bangun Gedung Sekolah Baru untuk Desa Picung, Pandeglang

Segenap tim Bakti Nusantara bersama dengan siswa MI Darut Taqwa. (Istimewa)

Jakarta Review, Pandeglang – Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTNA) baru saja menggelar kegiatan Bakti Nusantara pada tahun 2018 di Serang dan Pandeglang, Banten. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan antara lain layanan kesehatan dan operasi gratis, pelatihan guru, perkemahan, serta pelatihan kewirausahaan.

Rangkaian puncak Bakti Nusantara di Pandeglang dan Serang berlangsung pada 21-28 Oktober 2018. Beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan di Pandeglang antara lain Kewirausahaan Berbasis Potensi Desa (instalasi hidroponik dan pembuatan kompos, serta pembuatan aksesoris hijab dan cara berjualan online), Kemah Perdamaian, Capacity Building Guru oleh PGRI, serta Kampung Literasi.

Rangkaian kegiatan Bakti Nusantara 2018, ditutup oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Komandan Grup 1 Kopassus bersama Kolonel Lucky Avianto  sekaligus menandai selesainya pembangunan kompleks Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darut Taqwa di Desa Picung.

Sekedar informasi Kompleks bangunan MI Darut Taqwa telah dibangun sejak 12 September 2018 lalu. Pembangunannya sekaligus menjadi simbol gotong royong Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat lokal.

Pembangunan kompleks MI Darut Taqwa terdiri dari 6 (enam) ruang kelas, 1 (satu) perpustakaan, 1 (satu) ruang guru, 1 (satu) ruang kepala sekolah, dan kamar mandi. Melengkapi fasilitas tersebut, dibangun juga sarana air bersih, sanggar pramuka, dan taman baca masyarakat yang ada di kantor desa.

“Bersama dengan Grup 1 Kopassus, Bakti Nusantara mendirikan bangunan baru untuk MI Darut Taqwa, mempertimbangkan kondisi bangunan lama dirasa sangat tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara Aryo Asto Saloko dalam keterangan resminya kepada Jakarta Review, 25/10/2018.

Kemah Perdamaian

Salah satu kegiatan utama untuk menginspirasi para siswa dan guru di Pandeglang adalah Kemah Perdamaian yang difasilitasi oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Messenger of Peace. Perkemahan ini diadakan untuk membangun rasa cinta tanah air, semangat perdamaian di kalangan siswa, serta untuk membuka wawasan kerja sama dan toleransi dengan sesama. Seluruh siswa MI Darut Taqwa dan beberapa guru bergabung mengikuti kegiatan ini.

Rangkaian Bakti Nusantara 2018 di Serang dan Pandeglang diprakarsai oleh Grup 1 Kopassus dan didukung antara lain oleh PT PLN (Persero), Wardah, PT Krakatau Steel (Persero), dan Perisai Nusantara. Beberapa perusahaan lain pun turut berpartisipasi, seperti Indonesia Power, Jitunews, Syailendra Adji Satyagraha, Yayasan Anugerah Sentosa, Smile Train, Growth Steel Group, Sentra Usahatama Jaya, Bank Banten, dan PT Angkasa Pura II (Persero).

Adapun Bakti Nusantara sendiri adalah gerakan yang dilandasi oleh semangat kepedulian, kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong, untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia. Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara dengan 3 (tiga) misi utama yaitu kesejahteraan (Bangun Nusantara), kesehatan (Sehat Nusantara), dan pendidikan (Inspirasi Nusantara). Bakti Nusantara menyinergikan berbagai potensi anak bangsa untuk bersatu aktif membangun Indonesia, bekerja sama dengan berbagai instansi, baik sipil maupun militer, di tingkat daerah dan nasional. (win)

Tags
Close