DIDAKTIKANASIONAL

Buka Kongres AMI, Menpora Ajak Pemuda Indonesia Turut Serta Bangun Bangsa

Menpora Imam Nahrawi memukuk Tifa sebagai pertanda dibukanya Kongres AMI di Raja Ampat didampingi oleh Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati dan Inisiator AMi Abdullah Gazam. (Sigit Artpro)
Menpora Imam Nahrawi memukuk Tifa sebagai pertanda dibukanya Kongres AMI di Raja Ampat didampingi oleh Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati dan Inisiator AMi Abdullah Gazam. (Sigit Artpro)

Jakarta Review – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membuktikan janjinya untuk menghadiri Deklarasi dan Kongres Anak Muda Indonesia (AMI) di Gedung Darma Wanita Syalome Syeben Kabupaten Raja Ampat pada tanggal 14 Januari 2017 lalu.

Dalam kegiatan yang mengambil tema Memenangkan Cita-Cita yang Berdaya Saing Global tersebut Menpora didampingi oleh Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Jonni Madrizal, Staf Khusus Zainul Munasichin. Hadir pula Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE, Kapolres Raja Ampat AKBP Mariocristy Panca Sakti, Sik. MH, Abdullah Gazam Inisiator AMI, Danramil 1704-03 Saonek Mayor Inf. Y. A. Padang, Perwakilan Sekretariat Rumah Tangga Kepresidenan, Kepala SKPD Pemda Raja Ampat, perwakilan AMI dari 34 Propinsi di Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar SMU, pemuda Raja Ampat.

Dalam sambutannya Alumnus IAIN Sunan Amepl Surabaya ini merasa senang karena bisa hadir dalam acara yang sepaktakuler dan bersejarah ini.

“Deklarasi ini bukan semata-mata seremonial semata tapi lebih dari itu bahwa AMI bisa menampilkan yang terbaik dimanapun berada, terlebih lagi dari keinginan anak muda di Indonesia Timur yang tampil untuk membangun bangsa ini di bawah naungan AMI,” ujarnya.

“Banyak anak Papua yang memberikan inspirasi. Sikap anak muda Papua menunjukan bahwa pemuda Indonesia mampu menyelesaikan persoalan kebangsaan. Anak muda Papua mesti menjadi operator pembangunan. Anak muda yang punya potensi nantinya dapat menyalurkan potensinya dalam membangun daerahnya,” tuturnya.

Suami dari Shobibah Rohmah ini menambahkan, Kongres ini diawali dengan sebuah optimisme. Bahwa kita bersama-sama tidak ingin mendeklarasikan kongres ini hanya formalitas tapi kita ingin mewarnai negeri ini dengan kerja keras, tekad dan niat yang luar biasa untuk membangun negeri ini demi bangsa dan negara.

“Karena itu, saya mengajak peserta kongres untuk meyakinkan pemuda Indonesia bahwa AMI hadir untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Indonesia,” cetusnya.

Yang menarik sebelum mengakhiri sambutannya, lelaki kelahiran Bangkalan, Madura 08 Juli 1973 ini juga sempat menyinggung lagu Mars AMI yang menurutnya sangat luar biasa.

“Lagu Mars AMI ini sangat menyentuh kita semua. Saat tadi kita bersama-sama menyanyikan lagu Mars AMI sungguh menyentuh hati. Liriknya pas dengan kecintaan anak muda pada Indonesia,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Politisi PKB ini lalu memukul alat musik tradisional asli Papua Tifa sebagai pertanda dibukanya acara Kogres AMI. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close