DIDAKTIKANASIONAL

BRI Siap Kucurkan Kredit Pendidikan di UGM dan UNAIR

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto dengan Rektor Universitas Gadjah Mada Panut Mulyono dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada penerima fasilitas Briguna Pendidikan. (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. jalin kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada dengan menyediakan layanan perbankan, corporate card, dan kredit Briguna Pendidikan.

Ruang lingkup kerja sama tersebut terkait penyediaan dan pemanfaatan layanan dan produk perbankan serta bidang – bidang lain yang memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Dalam kesempatan ini pula, BRI bekerjasama dengan UGM dalam penyerahan Corporate Card dan pemberian fasilitas kredit pendidikan Briguna Pendidikan bagi mahasiswa strata satu, strata dua dan strata tiga.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto mengatakan jalinan kerja sama ini merupakan wujud komitmen BRI dalam pengembangan layanan perbankan bagi institusi pendidikan.

“Selain kredit untuk mahasiswa kami juga siapkan Briguna Pendidikan untuk kebutuhan riset bagi mahasiswa dan dosen,” ujarnya usai penandatanganan perjanjian kerja sama di Rektorat UGM, Yogyakarta, Jumat (20/4/2018).

Briguna Pendidikan berlaku untuk mahasiswa aktif dengan status pekerja tetap pada instansi atau perusahaan.

Produk ini dapat diajukan oleh mahasiswa S1, S2 maupun S3 serta untuk kepentingan penelitian dengan adanya keunggulan dari sisi fleksibilitas, berupa grace periode atau kelonggaran waktu pembayaran.

Mahasiswa diperbolehkan hanya membayar bunga berjalan selama masa pendidikan kuliah sedangkan pokok pinjaman dapat dibayarkan setelah mahasiswa lulus sampai dengan jangka waktu pinjaman berakhir.

Fasilitas Briguna Pendidikan untuk mahasiswa S1 dan S3 dapat diangsur sampai dengan 10 tahun, sedangkan untuk mahasiswa S2 dapat diangsur maksimal jangka waktu pinjaman selama 6 tahun.

Adapun plafon pinjaman yang bisa diberikan untuk mahasiswa S1 maksimal Rp50 juta, mahasiswa S2 dan S3 maksimal Rp250 juta dengan bunga 0,66% per bulan.

Sedangkan untuk keperluan penelitian atau riset dapat diajukan pinjaman maksimal plafond Rp100 juta dengan jangka waktu angsuran maksimal 5 tahun.

Fasilitas Briguna Pendidikan sebelumnya telah diluncurkan pada 23 Maret 2018 lalu dengan target calon debitur mahasiswa S2 dan S3 untuk meminimalisir risiko kredit bermasalah.

Namun, dalam realisasinya kali ini Bank BRI memutuskan untuk mengikutsertakan mahasiswa S1 sebagai calon debitur yang dapat menerima fasilitas pembiayaan pendidikan tersebut.

“[Mahasiswa] S1 pun sudah banyak yang bekerja dan membutuhkan biaya. Kalau saat ini biaya pendidikannya bergantung dari gaji, mereka mungkin akan kesulitan untuk mengatur biayanya pendidikannya. Jadi ini adalah suatu solusi bagi mahasiswa yg sudah bekerja agar pendidikannya lancar,” ujarnya.

Di samping itu Bank BRI juga mengadakan fasilitas Corporate Card merupakan produk dari kartu kredit Bank BRI yang diperuntukkan bagi satuan kerja kementerian dan lembaga negara.

Dengan limit maksimal transaksi sebesar Rp50 juta, kartu ini berfungsi sebagai alat pembayaran dan hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan satuan kerja.

Diantaranya untuk pembelian tiket pesawat perjalanan dinas, belanja barang operasional & persediaan, belanja sewa, belanja pemeliharaan operasional serta non-operasional.

Pada hari yang sama, Bank BRI juga menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR).

Kerja sama ini dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Corporate Banking Bank BRI Kuswiyoto dengan Rektor Universitas Airlangga Mohammad Nasih tentang pelayanan pemberian fasilitas kredit Briguna Pendidikan di Gedung Rektorat Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (20/4/2018).

Melalui kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa UNAIR dari jenjang strata satu hingga strata tiga dalam memperoleh akses pembiayaan untuk kuliah.

Sumber: Bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Close