DIDAKTIKANASIONAL

Mendikbud dan Raline Shah Pimpin Penggalangan Dana Bakti Nusantara

Dari kiri ke kanan: Muhadjir Effendy (Mendikbud), Sugiono (pengusaha nasional), Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd (Ketua Umum PGRI), dan Raline Shah (co-founder Yayasan Tunas Bakti Nusantara). (Dok: Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Yayasan Bakti Nusantara menggelar Acara Malam Penggalangan Dana Bakti Nusantara, di Hotel Borobudur, Jakarta (18/10) lalu. Beberapa tokoh masyarakat mulai dari pejabat publik, selebritas, hingga profesional muda yang peduli terhadap pembangunan bangsa tampak hadir di acara tersebut, antara lain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy , Sugiono (pengusaha nasional), Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd (Ketua Umum PGRI), dan aktris Raline Shah  yang juga (co-founder Yayasan Tunas Bakti Nusantara).

Dalam acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut berhasil terkumpul total donasi lebih dari Rp300 juta. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk menjalankan program kegiatan sosial Bakti Nusantara 2018.

“Saya berharap akan lebih banyak donasi didapat di luar Malam Penggalangan Dana,” ujar Aryo Asto Saloko, Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara.

Aryo menjelaskan Bakti Nusantara adalah gerakan yang dilandasi oleh semangat kepedulian, kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong, untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia. Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara dengan 3 (tiga) misi utama yaitu kesejahteraan (Bangun Nusantara), kesehatan (Sehat Nusantara), dan pendidikan (Inspirasi Nusantara). Adapun Bakti Nusantara sendiri mensinergikan berbagai potensi anak bangsa untuk bersatu aktif membangun Indonesia, bekerja sama dengan berbagai instansi, baik sipil maupun militer, di tingkat daerah dan nasional.

“Tahun ini kami mengarahkan kegiatan di Serang dan Pandeglang, Natuna, Oenenu, serta Nabire. Adapun kegiatan di Serang dan Pandeglang akan berlangsung pada 24-28 Oktober 2018 ini,”  ujar Aryo.

Aryo menambahkan selain memberikan bantuan berupa pembangunan sarana dan prasarana umum, Yayasan yang dipimpinnya juga akan memberikan layanan kesehatan gratis serta melaksanakan kegiatan-kegiatan edukatif guna membangun pola pikir, sikap, dan tekad generasi penerus bangsa.

Merespon positif, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy memberikan apresiasi tinggi untuk seluruh pihak yang terlibat dalam Bakti Nusantara. Tak lupa ia juga menggarisbawahi pentingnya peran semua pihak dalam percepatan pembangunan pendidikan bangsa, terutama anak-anak muda yang masih idealis.

“Kita ini bangsa yang besar, baik dari sisi wilayah, jumlah penduduk, budaya, serta sumber daya alam. Kini, kita harus berpikir bagaimana caranya menjadi bangsa yang maju. Ini tanggung jawab kita semua dan saya optimis, Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar dan maju di masa depan apabila anak mudanya memiliki semangat dan cara pandang seperti para pegiat Bakti Nusantara,” tambah Muhadjir.

Aktris sekaligus aktivis, Raline Shah, memberikan pandangan filantropinya serta mengajak para peserta untuk melihat kegiatan sosial tidak hanya sekedar tindakan membantu, tetapi juga sebagai keinginan, kewajiban, dan kebiasaan. Raline sendiri merupakan salah satu co-founder Yayasan Tunas Bakti Nusantara.

“Saya percaya Bakti Nusantara karena saya mengenal orang-orang di dalamnya. Mereka melakukan hal-hal nyata untuk Indonesia. Kita harus membuat kegiatan seperti ini cool di kalangan anak muda karena Indonesia milik kita dan kita milik Indonesia,” tutur Raline.

Sekedar informasi selama dua tahun berturut-turut, Bakti Nusantara berhasil menjalankan program kegiatan sosial yang bertujuan untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia. Pada tahun 2016, Bakti Nusantara mengadakan program kegiatan sosial yang fokus pada pembangunan sekolah di Desa Aik Mual, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Adapun pada tahun 2017, Bakti Nusantara menyelenggaraan pembangunan sekolah, layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan di Desa Sekon, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. (win)

Tags
Close