EKONOMI

Antisipasi Peningkatan Permintaan Uang Tunai, BNI Siagakan 205 Outlet  Selama Liburan

BNI Siagakan 250 outlet untuk melayani masyarakat selama libur Lebaran 1439 Hijriah. (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI siap memenuhi kebutuhan uang tunai yang meningkat selama bulan Ramadhan 1439 Hijriah dan Lebaran 2018. BNI telah memperhitungkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai yang rata-rata mencapai Rp 13,7 triliun per minggunya atau meningkat 5% dibandingkan realisasi yang sama tahun 2017. BNI juga akan memenuhi kebutuhan uang tunai yang diperkirakan akan memuncak pada Minggu IV atau pada tanggal 6-12 Juni 2018 sebesar Rp 19,9 triliun.

Demikian disampaikan oleh Direktur Teknologi Informasi & Operasi BNI Dadang Setiabudi dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto di Jakarta, Senin (4 Juni 2018).

Dadang menyebutkan, pemenuhan kebutuhan uang tunai tersebut akan dipasok dari berbagai sumber, dalam hal ini pemenuhan  internal sebesar 67% dan eksternal (Bank Indonesia  dan Transaksi Uang Kartal Antar Bank) sebesar 33%. Peningkatan jumlah uang tunai yang disediakan BNI tersebut telah mempertimbangkan beberapa indikator, yaitu pertama, pertambahan jumlah anjungan tunai mandiri (ATM) dan outlet BNI yang saat ini sudah mencapai 18.104 ATM dan outlet di seluruh Indonesia. Kedua, mempertimbangkan faktor inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga barang pasca kenaikan bahan bakar minyak dan kenaikan inflasi oleh siklus alami selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh uang tunai baru, BNI juga turut berpartisipasi dalam program Bank Indonesia. Beberapa aktivitas yang didukung BNI adalah Program Penukaran Uang Baru pada 21 – 25 Mei 2018 di IRTI Monas, Jakarta. Lalu, Program Penukaran di Museum Bank Indonesia 24 Mei hingga 8 Juni 2018, serta Halaman Masjid Pondok Indah 30 Mei hingga 8 Juni 2018.

Selain menaikkan persediaan uang tunai, BNI juga mengintensifkan pemantauan ATM  selama 24 jam melalui pusat pemantauan (BNI Command Center), dan pemantauan ATM di setiap Kantor Wilayah yang didukung tim reaksi cepat untuk menangani setiap gangguan. Untuk menjaga dan memastikan ketersediaan uang tunai, ATM BNI akan dipasok ATM Regional Center, perusahaan mitra, dan kantor cabang pengelola.

Dari sisi keamanan, ATM BNI telah dilengkapi dengan beberapa komponen pengaman, antara lain kamera CCTV di setiap ruang ATM, PIN Shield (kanopi penutup keypad), alat anti trapping, dan stiker petunjuk dan himbauan transaksi aman. Selain keamanan, BNI juga tetap memberikan kenyamanan nasabah dengan tetap menjaga kebersihan ruang ATM, memelihara lampu dan AC, serta memperbanyak ATM Galery untuk menurunkan tingkat antrian.

205 Outlet BNI Tetap Beroperasi

BNI mengoperasikan sebanyak 205 outlet untuk memberikan layanan perbankan, berupa  Setoran/Penarikan Rekening BNI, Setoran BBM, Pemindahbukuan (dalam Rupiah), Kliring dan Real Time Gross Settlement (RTGS) selama Libur Lebaran 2018. Sebanyak 8 Digital Branch juga tetap dioperasikan dengan layanan pembukaan rekening dan setoran tabungan melalui Cash Recycling Machine (CRM).

Operasional terbatas yang dilaksanakan BNI tersebut tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang hendak bertransaksi pada masa libur lebaran yang berlangsung sejak 11 Juni 2018 hingga 20 Juni 2018. Selain itu, terdapat 42 Oto-Branch yang beroperasi untuk melayani Setoran/Penarikan Rekening BNI, Setoran BBM, dan Pemindahbukuan (dalam Rupiah).

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Senin (4 Juni 2018). Sepanjang masa liburan Lebaran 2018, BNI hanya meliburkan seluruh operasionalnya pada tanggal 15 Juni 2018 dan  17 Juni 2018.

Operasional terbatas di sebanyak 70 outlet dilaksanakan dari hari Senin (11 Juni 2018) hingga hari Kamis (14 Juni 2018), dengan layanan Setoran/Penarikan Rekening BNI, Setoran BBM, dan Pemindahbukuan (dalam Rupiah). Layanan serupa juga diberikan melalui 70 outlet pada hari Sabtu (16 Juni 2018) dan hari Senin (18 Juni 2018). Jam operasional yang berlaku pada tanggal-tanggal tersebut adalah dari pukul 09.00 hingga pukul 14.00.

Digital Branch dioperasikan dari hari Senin (11 Juni 2018) hingga hari Kamis (14 Juni 2018), hari Sabtu (16 Juni 2018), dan dari hari Senin (18 Juni 2018) hingga hari Rabu (20 Juni 2018). Layanan yang diberikan melalui Digital Branch yaitu pembukaan rekening dan setoran tabungan melalui CRM. Digital Branch beroperasi dari pukul 10.00 hingga pukul 17.00.

Khusus pada hari Selasa (19 Juni 2018) hingga hari Rabu (20 Juni 2018), BNI mengoperasikan 205 outlet secara terbatas dengan layanan Setoran/Penarikan Rekening BNI, Setoran BBM, Pemindahbukuan (dalam Rupiah), Kliring dan RTGS. Jam operasional dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 15.00.

“Operasional akan kembali berjalan normal mulai hari Kamis (21 Juni 2018). Kami pun menyiapkan sejumlah uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi yang diperlukan oleh masyarakat selama masa libur Lebaran 2018 yang kami perkirakan meningkat 5% dari tahun lalu,” ujar Catur Budi Harto.

BNI memperkirakan kebutuhan uang tunai selama Bulan Ramadhan 2018 yang mencapai sekitar Rp 13,7 triliun per minggu. Diperkirakan pula, kebutuhan kas tertinggi yaitu Rp 19,9 triliun pada minggu ke-4 bulan Ramadhan. BNI menegaskan akan memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan uang tunai selama masa liburan Lebaran 2018 tersebut. Nasabah yang membutuhkan informasi atau bantuan terkait layanan BNI dapat menghubungi BNI Call di nomor 1500046. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close