EKONOMINASIONAL

Asuransi Astra Syariah Raih 2 Penghargaan Indonesia Sharia Finance Award 2017

Asuransi Astra Syariah meraih dua penghargaan yang diterima dalam pekan ini yaitu The Best Islamic General Insurance (Asset 1-5 Trillion) dalam Karim Award 2017 dan Special Mention for Great Support to Society dalam Indonesia Sharia Finance Award (ISFA) 2017 yang diselenggarakan oleh Majalah Warta Ekonomi. Kedua penghargaan ini diterima secara langsung oleh Rahadi Windyagiri selaku VP Sharia Business Asuransi Astra. (istimewa)

Jakarta Review – Di penghujung semester I/2017 Asuransi Astra Syariah mendapatkan pencapaian menggembirakan dengan meraih dua penghargaan yang diterima dalam pekan ini yaitu The Best Islamic General Insurance (Asset 1-5 Trillion) dalam Karim Award 2017 dan Special Mention for Great Support to Society dalam Indonesia Sharia Finance Award (ISFA) 2017 yang diselenggarakan oleh Majalah Warta Ekonomi. Kedua penghargaan ini diterima secara langsung oleh Rahadi Windyagiri selaku VP Sharia Business Asuransi Astra.

Karim Award adalah penghargaan dari Karim Consulting Indonesia kepada lembaga keuangan syariah sebagai apresiasi terhadap kinerja keuangan yang telah dicapai. Penghargaan ini diberikan kepada bank syariah, asuransi syariah, reasuransi syariah, dan multifinance syariah. Selain itu juga diberikan penghargaan khusus kepada lembaga keuangan syariah sebagai apresiasi terhadap keberhasilan di bidang/aspek bisnis lainnya. Penilaian yang dilakukan dalam Karim Award didasarkan pada latest audited financial report periode 31 Desember 2015 dan 31 Desember 2016 beserta lampiran data keuangan lainnya, dengan menilai faktor pertumbuhan vertikal (kinerja perusahaan) dan pertumbuhan horizontal (komparasi dengan industri).

Sementara, ISFA bertujuan menyoroti praktik bisnis terbaik dari para pelaku bisnis di industri keuangan syariah. Serangkaian riset dilakukan Warta Ekonomi Intelligence Unit (WEIU) untuk mencari para jawara di tiap kategori. Metode desk research dan quantitative research digunakan untuk mendapatkan data sekunder dan data primer dalam riset ISFA 2017. Desk research dilakukan untuk mengumpulkan data sekunder berupa Laporan Keuangan 2016 dan data lainnya yang menggambarkan kinerja perusahaan syariah di Indonesia sepanjang tahun 2016. Desk research kemudian menghasilkan nominasi perusahaan-perusahaan terpilih yang akan dinilai oleh para responden pada quantitative research.

Quantitative research dilakukan dari April-Mei 2017 untuk mengumpulkan data primer melalui survei telepon. Responden yang disurvei dipilih secara acak dan memiliki kriteria, yaitu SES ABC berusia 20-50 tahun, dan tersebar di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Responden harus memiliki produk dan pernah merasakan layanan yang diberikan oleh institusi keuangan syariah. Risetpun menghasilkan nama-nama perusahaan dengan awareness tertinggi dan image terbaik berdasarkan persepsi responden sebagai perusahaan keuangan syariah yang terbaik di Indonesia, termasuk Asuransi Astra Syariah yang mendapatkan penghargaan Special Mention for Great Support to Society.

Kedua penghargaan tersebut, menurut Rahadi, tidak saja sebagai simbol raihan kinerja tapi sekaligus pemacu untuk tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat sekitar.

“Karena keberadaan kita selain harus menguntungkan secara financial profit bagi perusahaan itu sendiri, tapi juga harus bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Itulah yang namanya menenteramkan, adil, dan menguntungkan yang sebeneranya seperti slogan Asuransi Astra Syariah,” tutur Rahadi saat dimintai keterangan terkait pencapaian Asuransi Astra Syariah ini. (fh)

 

Tags
Close