NASIONAL

Ketum PSMTI: Indonesia adalah Anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk Kita

David Herman Jaya Ketua Umum Pengurus Pusat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) periode 2017-2021. (Edi Triyono/Jakartakita.com) 

Jakarta Review, Jakarta – Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) periode 2017-2021 David Herman Jaya mensyukuri bersyukur keberadaan PSMTI hingga kini. Ucapan syukur tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan di acara Pelantikan Pengurus Pusat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) periode 2017-2021 di Sun City Restaurant, gedung Lindeteves Trade Center, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Selasa (8/5/2018).

David mengatakan sebagai organisasi social selama ini PSMTI selalu aktif mendukung eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan turut serta menjaga perdamaian dalam keanekaragaman dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Namun demikian lanjut David, ia merasa khawatir dengan fenomena menguatnya intoleransi di masyarakat.

“Akhir-akhir ini kami khawatir dengan menguatnya intoleransi di masyarakat, karena itu PSMTI harus ambil bagian dalam menghadirkan kembali karakter bangsa yang penuh kasih, rukun, harmoni, dan damai,” ujar David dalam pidato sambutannya.

David menyadari tugas menjaga harmoni tersebut bukan tugas yanga mudah.

“Sebagai suku Tionghoa Indonesia masing-masing kita harus ikut mengawal PSMTI yang mewadahi ratusan marga masyarakat Tionghoa dapat berkarya untuk NKRI sesuai visi dan misinya,” tuturnya.

Pelantikan Pengurus PSMTI periode 2017-2021 ini lanjut David hendaknya bukan hanya bermakna jabatan formalitas dan struktural. Namun ia ingin organisasi dijadikan sarana saling mengenal dan saling mendukung menyatukan langkah gerak serta semangat sehingga laju dan kiprah PSMTI makin nyata dan berdampak.

“Sesuai dengan slogan Presiden Jokowi setiap pegurus yang dilantik harus kerja, kerja dan kerja agar PSMTI menjadi organisasi yang hidup dan berarti bagi masyarakat, bangsa dan negara. Kerja, kerja dan kerja bukan karena kewajiban atau keterpaksaan tetapi karena panggilan dan tanggung jawab suku Tionghoa Indonesia sebagai warga negara Indonesia bersama seluruh komponen bangsa membangun NKRI menuju mayarakat adil dan makmur.

David menambahkan kita berkarya bagi negara yang telah memberikan tempat dan mengakui keberadaan kita. Indonesia adalah tanah air negara dan bangsa tempat kita hidup dan berkarya . Indonesia adalah anugerah Tuhan yang Maha Esa untuk masyarakat Tionghoa Indonesia.

“Bersama PSMTI jangan ragu berkiprah bagi bangsa ini, jangan enggan memikirkan kemajuan bagi negara ini dan jangan lelah untuk menanamkan kebaikan di tanah air ini. Mari kita beri makna yang sesungguhnya pada pelantikan kepengurusan ini. Tuluskan pengabdian, murnikan motivasi dan beranikan diri menghadapi tantangan,” tandasnya. (win)

Tags

Baca Juga

Close
Close