NASIONAL

Menteri Rini Puji Kerja Cepat BUMN Pulihkan Palu dan Donggala

Menteri BUMN Rini Soemarno berfoto bersama petugas lapangan PLN, Telkom dan Pertamina yang bekerja keras melakukan pemulihan paska bencana gempa dan tsunami di Palu. (Istimewa)

Jakarta Review, Palu – Untuk ketiga kalinya dalam dua pekan pasca bencana, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno kembali mengunjungi Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Kali ini, Menteri Rini memastikan BUMN-BUMN telah bersinergi dengan optimal untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Palu dan Donggala.

“Saya sangat bangga dan senang, BUMN-BUMN telah bekerja keras dan bersinergi mendukung upaya pemulihan Palu usai gempa dan tsunami. Listrik sudah pulih, layanan telekomunikasi, perbankan dan penyaluran bantuan logistik juga sudah berjalan baik. Ini tentunya kerja keras BUMN, untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya bagi korban bencana, “ kata Rini di sela-sela kunjungannya ke kota Palu dan Sigi pada Rabu (10/10/2018).

Hingga saat ini, Telkom mencatat pemulihan site BTS sudah mencapai 91 Persen sementara layanan Telkom Backbone & Metro sudah 100 Persen.

PT PLN (Persero) melaporkan, pemulihan Listrik di Palu mencapai 100% dimana tujuh gardu induk yang ada telah beroperasi 100 Persen yang didukung dengan 1533 gardu distribusi yang telah beroperasi.selain itu, sebanyak 45 penyulang/listrik telah pulih 100 persen yaitu dan sebesar 101,2 MW daya tersedia untuk Palu. Saat ini beban puncak sistem Sulteng sebesar tercatat 54,14 MW. PLN juga mengerahkan sebanyak 66 unit genset dan didistribusikan ke daerah Palu, Donggala dan Sigi.

“Terima kasih kepada PLN yang bekerja sigap karena listrik menjadi menjadi salah satu concern utama kita. Terima kasih kepada para “relawan terang” yang sudah datang dari berbagai penjuru, bekerja keras mewujudkan Palu Bangkit, Palu Terang,” tegas Rini saat menjumpai para relawan terang di Posko Bencana PLN di Kota Palu.

Dalam layanan perbankan, Bank BNI mengoperasikan dua kantor cabang dan 7 kantor cabang pembantu dan didukung dengan 56 ATM (dari total 100) telah beroperasi dan 3 unit kas keliling (BNI O-Branck) di Parigi, Palu dan sekitarnya.

Bank Mandiri mengoperasikan 6 kantor cabang reguler dan tiga cabang mikro telah beroperasi, dengan didukung sebanyak 31 ATM yang sudah kembali online.

Sementara Bank BTN telah mengoperasikan 6 outlet dan didukung sebanyak 8 ATM yang online. Bank BRI mengoperasikan sebanyak 33 (dari total 39) jaringan dan diidukung 79 ATM (dari total 106 ATM) yang sudah kembali pulih. Pemulihan operasional dan layanan nasabah didukung jaringan BRISat, 1 E-Buzz serta 13 Teras Keliling.

Dalam layanan energi dan bahan bakar minyak (BBM), PT Pertamina mengoperasikan  1 SPBU di Sigi, 7 SPBU di Parigi Moutong, 3 SPBU di Mamuju Tengah dan 3 SPBU di Mamuju Utara. Terdapat 3 SPBU yang rusak parah dan perlu perbaikan hingga 6 bulan.

Selama sepekan terakhir Pertamina menggelar operasi pasar elpiji 3 Kg di puluhan lokasi di Palu, Donggala dan Sigi, dengan alokasi sebanyak 16 ribu tabung. Pertamina juga melakukan normalisasi pasokan elpiji melalui lembaga penyalur seperti Agen, Pangkalan dan SPBU.

Saat ini, 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Palu sudah beroperasi normal, sementara 11 dari 12 Agen juga sudah beroperasi normal. Pertamina juga melakukan operasi pasar di 27 titik pada Rabu (10/10/2018).

Total bantuan CSR dan Bina Lingkungan BUMN telah mencapai Rp 24,8 Miliar. Nilai tersebut berasal dari 19 BUMN, yakni Telkom, BRI, Mandiri, BTN, PLN, Pupuk Indonesia, Bandha Gara Reksa, Taspen, Adhi Karya, Hutama Karya, Bukit Asam, Pertamina, Wijaya Karya, BNI 46, TWC, Angkasa Pura I, Jamkrindo, PTPN Holding, dan Surveyor Indonesia. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close