NASIONAL

Pengamat Politik LIPI Sebut Menhub Menghambat Nawa Cita Jokowi

Presiden Joko Widodo meninjau proyek kereta api di Sulawesi Selatan. (Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hermawan Sulistyo, meminta Presiden Jokowi mengevaluasi internal Kementerian Perhubungan (Menhub).

Profesor Riset Bidang Perkembangan Politik itu khawatir program nawa cita yang disusun Presiden bersama Wapres Jusuf Kalla buyar tak berwujud.

“Presiden harus melakukan evaluasi internal,” ujarnya Kamis (24/5) kemarin.

Pria yang berprofesi sebagai dosen sejumlah perguruan tinggi di Jakarta ini menyebutkan keterpenuhan infrastruktur memadai merupakan tantangan bagi Jokowi.

Apalagi, itu merupakan janji politik 5 tahun Jokowi yang terangkum dalam nawa cita yang tentunya harus dituntaskan sebelum periode berakhir dan harus dirasakan langsung masyarakat.

Namun sayangnya, Menhub melalui Irjen memerintahkan ADTT (Audit dengan Tujuan Tertentu) menghentikan proses lelang paket pekerjaan perkeretaapian.

Hermawan mengatakan bahwa KPK telah melakukan OTT Dirjen Laut belum lama ini. Ditambah lagi Irjen Kemenhub merilis 32 proyek pelabuhan perintis yang mangkrak.

“Belum lagi pekerjaan infrastruktur di Dirjen lainnya,” ungkapnya.

Dia khawatir hal itu mengancam elektabilitas Jokowi, apalagi persoalan tersebut menular di kementerian lain yang bersentuhan langsung dengan infrsatruktur.

“Ini bisa menjadi ‘peluru’ bagi lawan politik,” tutupnya. (win)

Tags
Close