EKONOMINASIONAL

Tahun ini Jumlah Wisatawan Ke Raja Ampat Ditargetkan Mencapai 50 Ribuan

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati saat memberikan penjelasan kepada Jakarta Review dikediaman pribadinya. (Sigit Artpro)
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati saat memberikan penjelasan kepada Jakarta Review dikediaman pribadinya. (Sigit Artpro)

Jakarta Review – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat menargetkan tahun 2017 ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat bisa menembus angka 50.000 orang. Peningkatan target tersebut dipicu oleh sejumlah hal yang sudah dikembangkan oleh Pemkab Raja Ampat, antara lain perbaikan konektifitas dan infrastruktur pendukung pariwisata.

“Tahun 2015 lalu ada 20 ribuan wisatawan yang datang ke Raja Ampat. Tahun 2016 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30 ribuan. Indikatornya dari kedatangan kapal regular dari Sorong ke pelabuhan waisai. Dulu hanya satu kali sehari, kini sudah 3 kali. Karena itu tahun 2017 ini kita tingkatkan targetnya menjadi 50 ribu wisatawan,” ujar Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati saat wawancara khusus dengan Jakarta Review di kediaman pribadinya yang bersebelahan dengan Mesjid Agung Waisai 15 Januari lalu.

Politisi Partai Demokrat ini optimis target pengunjung tersebut bisa dicapai, apalagi mulai tahun ini manajemen Wings Air setiap harinya terbang langsung dari Manado ke Raja Ampat. Dengan demikian turis yang akan datang ke Raja Ampat tidak perlu lagi transit ke Sorong.

Pesawat milik Wings Air tersebut lanjutnya akan mendarat langsung di Bandara Waisai, Raja Ampat. Sementara ini Bandara Waisai, Raja Ampat memiliki panjang landasan pacu 1.400 meter dan lebar 30 meter. Tahun 2017 ini landasan pacunya akan diperlebar dan diperpanjang hingga 1.600 meter dengan demikian bisa didarati oleh pesawat jenis ATR 72.

“Wisatawan Cina yang datang ke Manado bisa diarahkan untuk berkunjung ke Raja Ampat. Pasalnya setiap hari ada 15 penerbangan langsung dari Manado menuju Cina. Kalau kita bisa ambil seperlimanya saja sudah bagus sekali dampaknya bagi peningkatan jumlah wisatawan ke Raja Ampat,” tuturnya.

Masuknya Wings Air ke Raja Ampat melengkapi pelayanan Susi Air yang sejak Mei 2016 sudah lebih dulu melayani penerbangan rute SorongWaisai.

“Dengan masuknya Wings Air ke Raja Ampat dan akan ditambah lagi dengan Garuda Indonesia hal ini melengkapi moda transportasi yang bisa dipilih oleh turis yang akan berkunjung ke berbagai destinasi wisata Raja Ampat,” jelasnya.

Infrastruktur Telekomunikasi

Sekedar informasi yang juga penting untuk menunjang perkembangan pariwisata adalah kemudahan akses telekomunikasi yang baik di daerah wisata tersebut. Kami bersyukur Oktober tahun lalu telah bekerjasama dengan Telkomesel untuk membangun infrastruktur di Pulau Pianemo.

Dengan kerjasama tersebut akses internet dan sinyal komunikasi di lokasi tersebut bisa berjalan dengan maksimal. Tujuannya adalah memanjakan wisatawan dengan koneksi yang kuat, sinyal yang bagus.

“Selama ini di Kota Raja Ampat memang sudah ada Telkomsel, namun di sejumlah pulau tempat wisata belum ada. Nah, kedepan kami sudah berkoordinasi dengan Telkomsel untuk mengembangkan infrastruktur telekomunikasi di 18 titik baru di pulau-pulau yang ada di Raja Ampat. Ini untuk memudahkan wisatawan dalam berkomunikasi dan mengeksplor keindahan berbagai destinasi wisata yang ada di Raja Ampat,” tandasnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close