DIDAKTIKANASIONAL

Yayasan Bulir Padi Gelar Program “Gerakan Anak Cinta Buku”

Aktivis Yayasan Bulir Padi berfoto bersama dengan anak-anak peserta program #GerakanAnakCitaBuku. (istimewa)

Jakarta Review – Yayasan Bulir Padi (Bulir Padi) meluncurkan program bertajuk “Gerakan Anak Cinta Buku” (#GerakanAnakCintaBuku). Program baru ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemahaman baca anak marjinal terhadap buku sebagai sumber pengetahuan.

#GerakanAnakCintaBuku akan berlangsung selama satu bulan ke depan setiap akhir pekan di Pustaka Bulir Padi untuk 50 anak marjinal di komunitas prasejahtera dan anak bina Bulir Padi. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari salah satu core program Bulir Padi “Membaca untuk Maju” yang berfokus untuk mendukung minat baca anak sejak usia dini di Jakarta.

Survei Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dipublikasikan tahun 2016 mengatakan bahwa kurang dari 1% pembaca di Jakarta masuk dalam kategori memiliki kecakapan literasi (proficiency literacy) di tingkat 4 atau 5, dimana pembaca dapat memadukan, mengartikan dan memproses informasi dari rangkaian bacaan teks yang kompleks dan panjang. Survey OECD ini juga mengatakan bahwa hampir 70% pembaca di Jakarta masuk dalam jenjang proficiency literacy tingkat 1, dimana mreka hanya dapat membaca rangkaian teks pendek dengan topik yang lazim untuk mengidentifikasi satu jenis informasi yang spesifik. Di tingkat 1 proficiency literacy ini pembaca hanya memiliki pengetahuan kosakata yang mendasar dan tidak diharuskan untuk mengerti struktur kalimat maupun paragraf.

Ketua Yayasan Bulir Padi Tia Sutresna mengatakan Bulir Padi merasa penting untuk tidak hanya mendukung literasi anak melalui berdirinya Pustaka Bulir Padi, namun juga membantu pengembangan dasar keterampilan serta pemahaman membaca melalui kegiatan yang aktif dan menyenangkan seperti #GerakanAnakCintaBuku,”.

“Melalui program Bulir Padi #GerakanAnakCintaBuku kami harapkan kegiatan belajar yang dikemas secara menyenangkan ini dapat membantu menanamkan kebiasaan membaca anak yang baik, mendukung rasa ingin tahu dan kreativitas anak serta mengasah keterampilan memproses informasi yang dibacanya agar waktu dewasa ia memiliki tingkat proficiency literacy yang tinggi,” ujarnya.

Bulir Padi #GerakanAnakCintaBuku disusun dengan aktivitas yang menyenangkan sehingga diharapkan tumbuh keminatan anak untuk membaca buku melalui kegiatan yang mengajak anak untuk senang membaca akan tetapi memaknai isi bacaan. Adapun programnya dibagi menjadi dua aktivitas besar yaitu, pertama Storytelling dan Teater Cilik yang menyajikan cerita rakyat tradisional “Timun Emas” untuk anak usia PAUD dan SD di Pustaka Bulir Padi II, Bidaracina, Jakarta Timur. Kegiatan kedua adalah Nonton Bareng dan ditujukan untuk anak bina usia SMP dan SMA di Pustaka Bulir Padi I, Palmerah, Jakarta Barat dimana anak diajak untuk membahas satu judul film tertentu yang diadaptasi dari sebuah buku atau sebaliknya melalui sesi tanya jawab interaktif. Seperti program Bulir Padi lainnya #GerakanAnakCintaBuku dijalankan dengan bantuan 21 relawan,  dimana 6 orang adalah relawan Bulir Padi dan 15 orang adalah karyawan dari JP Morgan Chase Indonesia (JPMC) Relawan JPMC juga menyumbang 70 buku cerita rakyat untuk Pustaka Bulir Padi dan anak RW01 Bidaracina-Otista, Jakarat Timur.

Ketua RW 01 Bidaracina, Jakarta Timur Ami Baharuddin menyambut baik program yang digelar oleh Bulir Padi.

“Kami sadar bahwa merupakan tanggung jawab kami semua untuk memperkenalkan kecintaan buku anak sejak dini. Wadah seperti Pustaka Bulir Padi ini sangat perlu di komunitas seperti kami sehingga selain digunakan sebagai sarana belajar bagi anak-anak seperti kegiatan Bulir Padi #GerakanAnakCintaBuku, tapi juga untuk tempat berkumpul warga sekitar untuk bersosialisasi dan diskusi dan sekaligus mengenal buku bagi yang tidak memiliki kebiasaan membaca,” tuturnya.

Sekedar informasi, sebelumnya program Bulir Padi “Membaca untuk Maju” telah membangun dua perpustakaan umum, yaitu Pustaka Bulir Padi I tahun 2012 dan Pustaka Bulir Padi II di tahun 2015 dengan mengumpulkan 5,000 buku untuk melayani 700 keluarga marjinal di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Sejak didirikan Pustaka Bulir Padi ini juga digunakan sebagai lokasi menjalankan program pelatihan Bulir Padi “Berkarya untuk Maju” untuk anak bina Bulir Padi seperti kelas belajar Bahasa Inggris “Bulir Padi English for Confidence” yang dijalankan bulan Mei – Agustus 2017 serta kegiatan storytelling secara berkala dengan relawan-relawan Bulir Padi. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close