OLAHRAGA

Kemenpora Rumuskan Peta Jalan Pembangunan dan Pelayanan Kepemudaan

Jakarta Review, Depok – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mengusung target memenuhi generasi emas Indonesia 2045. Agar bisa mencapai hal tersebut, Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan Pemuda menggelar Penyusunan Road Map Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 16-18 November 2018.

Dalam pembukaan kegiatan, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Dr. H. Asrorun Ni’am Soleh, MA. mengungkapkan bahwa tujuan penyusunan Road Map Kepemudaan ini untuk merumuskan secara eksplisit Undang-Undang Kepemudaan Nomor 40 Tahun 2009 yang akan disederhanakan menjadi konsep pelayanan kepemudaan yaitu dengan penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan pemuda.

“Penyusunan Road Map Kepemudaan ini juga untuk merumuskan peta jalan Pembangunan dan Pelayanan Kepemudaan untuk mencapai target generasi emas Indonesia tahun 2045,” ucap Asrorun Ni’am, Jumat (16/11) malam.

Asrorun Ni’am berharap peserta mampu merumuskan peta jalan kepemudaan secara maksimal sehingga menjadi panduan Pelayanan Kepemudaan, mulai dari tahap penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda.

“Pembangunan kepemudaan dimulai dengan membangun pemuda yang berkarakter, beriman, kreatif, inovatif dan memiliki daya saing. Dengan terwujudnya pembangunan pemuda maka terbangunlah Sumber Daya Manusia, Masyarakat dan Bangsa yang kuat,” paparnya.

Namun, mantan Ketua KPAI ini juga menegaskan, pembangunan pemuda bukan hanya menjadi tugas dari Kemenpora melainkan menjadi tugas bersama dari 13 Kementerian dan 4 Lembaga.

Adapun Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Dr. H. Amar Ahmad, M.Si mengutarakan, penyusunan Road Map Kepemudaan mengombinasikan beberapa grand design yang sudah dibuat baik oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda dan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda.

“Kemudian akan disinkronkan dengan RPJMN 2020-2024, Dokumen Indeks Pembangunan Pemuda serta Perpres Nomor 66 Tahun 2017, tentang Sinergi Koordinasi Lintas Pelayanan Kepemudaan,” papar Amar.

Dengan adanya Peta Jalan ini, kata Amar, dapat segera ditemukenali peta masalah pemuda, strategi pemecahan masalah ataupun solusi alternatif sebagai daya dukung, serta tim inti penggerak program kepemudaan.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Deputi di Lingkungan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda dengan narasumber selain dari internal Kemenpora juga menghadirkan narasumber dari Bappenas dan Badan Pusat Statistik.

Tags

Artikel Terkait

Close