OLAHRAGA

Menteri PUPR: Renovasi Gelora Bung Karno Selesai 100 Persen

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menendang bola di saksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Inasgoc Erick Thohir dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mencoba rumput ketika meninjau proyek renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis 23 November 2017. (istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mengumumkan bahwa renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) telah selesai 100 persen. SUGBK saat ini sudah siap digunakan untuk penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (12/1), menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana SUGBK dengan menggelar pertandingan uji coba antara pimpinan Kementerian PUPR dengan PT Adhi Karya, Kamis (11/1) malam.

“Kemudian, pada 14 Januari 2018 petang, Bapak Presiden direncanakan akan meresmikan stadion ini, sekaligus menyaksikan pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Indonesia melawan Islandia,” kata Basuki.

Basuki menegaskan, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas renovasi SGBK tersebut, harus melakukan uji coba untuk melihat kualitas pencahayaan, rumput, tata suara, dan papan skor.

“Untuk lightingnya (pencahayaan) saya dapat informasi ini salah satu yang terbaik di dunia, namun akan diungguli oleh Stadion (Olimpiade dan Paralimpiade) Tokyo 2020,” kata Menteri Basuki.

Pencahayaan berkekuatan 3.500 lux atau tiga kali lebih terang dari sebelumnya. Namun karena menggunakan sistem pencahayaan LED, konsumsi listrik lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional dan memiliki kualitas pencahayaan tiga kali lebih baik.

Sistem pencahayaan juga terintegrasi dengan sistem tata suara yang berkekuatan hingga 80 ribu watt PMPO. “Tata suara SUGBK lebih baik dari sebelumnya, sehingga pada upacara pembukaan nanti terutama saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya akan lebih dramatis,” ujarnya pula.

Kualitas kursi juga lebih bagus dengan jenis satu kursi (single seat) dan lipat (flip up) telah memenuhi standar aksesibilitas evakuasi. Setiap kursi mampu menahan beban hingga 250 kg dan tidak mudah ditarik, sehingga menahan aksi vandalisme.

“Sudah mengikuti standar FIFA dalam aspek keamanan, sehingga dalam kondisi darurat, dalam waktu 15 menit, stadion sudah harus kosong,” kata Menteri Basuki pula.

Dengan penggantian jenis kursi yang lebih baik itu, dibanding sebelumnya berupa kursi panjang, maka kapasitas tampung SUGBK saat ini 80.000 kursi.

Rumput terbaik Basuki juga meyakinkan bahwa kualitas lapangan semakin baik mulai dari rumput yang digunakan merupakan rumput terbaik jenis Zoysia matrella dilengkapi alat penyiram rumput otomatis hingga sistem drainase antibanjir (zero run-off).

“Kualitas rumput Stadion GBK juga telah mendapatkan sertifikasi internasional. Kalau rumput imitasi digunakan di Lapangan ABC untuk latihan atau pemanasan, itu pun kualitas rumput imitasi terbaik,” katanya lagi.

Renovasi SUGBK dilakukan sejak Agustus 2016 dengan kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Penta Rekayasa Kerja Sama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp769,7 miliar. Sedangkan konsultan manajemen konstruksi adalah PT Deta Decon dan PT Multi Karadiguna Jasa KSO dengan nilai kontrak Rp10,2 miliar.

Secara keseluruhan untuk renovasi venue dan penataan kawasan GBK yang dilakukan oleh Kementerian PUPR progresnya telah mencapai 99 persen, karena meskipun beberapa venue olahraga telah selesai, namun pekerjaan penataan kawasan GBK baru dimulai Mei 2017 masih dalam penyelesaian akhir.

“Untuk venue olahraga hampir seluruhnya sudah selesai, dan akan kami usulkan diresmikan satu per satu oleh Bapak Presiden,” pungkas Menteri Basuki.

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Close