ETALASE

Ada Antusiasme dan Kebersamaan dalam Kegiatan Pembagian Takjil Terawulan  

Anggota Terawulan dan beberapa ibu-ibu kelompok binaan yang aktif membantu kegiatan pembagian takjil. (Dok Terawulan)

Jakarta Review, Jakarta – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah, Anggota Perkumpulan Gerakan OKE OCE, Yayasan Terawulan Indonesia menggelar kegiatan pembagian takjil gratis bagi pengguna jalan di depan Kantor Yayasan Terawulan Indonesia di bilangan Kecamatan Koja Jakarta Utara.

Ketua Yayasan Terawulan Indonesia, Diyan Setyawati mengatakan kegiatan pembagian takjil gratis ini digelar sebagai upaya berbagi kepada masyarakat sekitar kantor. Terutama yang sehari-hari melintas di depan Kantor Sekretariat Yayasan Terawulan Indonesia.

Selain itu juga sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan yang telah diraih oleh Yayasan Terawulan dalam membina beberapa kelompok binaan usaha sosis, yoghurt dan hidroponik.

“Melalui kegiatan pembagian takjil ini, kami ingin eksistensi Terawulan dirasakan secara secara positif oleh masyarakat sekitar,” ujar Diyan.

Diyan mengatakan pembagian 100 paket takjil sendiri dilakukan setiap Kamis dan Jum’at selama Bulan Ramadhan 1439 Hijriah. Adapun dananya diambil dari kas Terawulan dan bantuan dari berbagai pihak termasuk ibu-ibu kelompok binaan.

“Memang tidak banyak jumlahnya, namun harapan kami semoga tetap menjadi berkah buat kita semua,” tutur Diyan.

Antusiasme Kelompok Binaan

Kegiatan pembagian takjil di depan Kantor Yayasan Terawulan Indonesia di Koja Jakarta Utara. (Dok Terawulan)

Pembagian 100 paket takjil lanjut Diyan dilakukan setiap jam 5 sore dengan melibatkan anggota dan ibu-ibu kelompok binaan. Dan kegiatan terakhir dilakukan 7 Juni yang lalu.

Yang membahagiakan dan mengharukan, Ibu-ibu kelompok binaan antusias menyambut kegiatan pembagian takjil ini. Mereka tampak betul-betul sudah menyatu dengan kami.

“Kami nggak menentukan jenis kue dan berapa banyak yang harus disumbangkan oleh ibu-ibu kelompok binaan. Jadi bebas mau nyumbang apa saja, mulai dari nasi kotak, kolak, es buah, gorengan, puding, dan lain-lain. Bahkan mau nyumbang tenaga saja juga nggak apa-apa, yang penting kebersamaannya,” jelas Diyan.

Diyan menambahkan dengan pengalaman menggelar kegiatan pembagian takjil tahun ini. Dirinya berencana menggelar kegiata serupa di tahun depan.

“Kami akan berusaha menjadikan kegiatan pembagian takjil ini menjadi agenda tahunan Terawulan,” tandas Diyan.

Sekedar informasi, selain menggelar kegiatan pembagian takjil selama bulan Ramadhan ini, banyak kegiatan positif yang telah digelar oleh Yayasan Terawulan Indonesia. Beberapa kegiatan tersebut antara lain membina beberapa kelompok binaan usaha kecil di bidang pembuatan sosis, yoghurt dan hidroponik untuk ibu-ibu di wilayah Jakarta Utara, menggelar diskusi dan seminar mengenai tema sosial dan kesehatan dan menggelar bazar untuk menjual berbagai produk binaan.

Kini bersama BAZIS Jakarta Utara, Terawulan sedang berusaha keras membuka jalur pemasaran untuk berbagai produk binaan tersebut. Misalnya dengan mengurus berbagai kelengkapan administrasi antara lain pendaftaran paten dan merek, sertifikasi halal dan BPOM. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan penjajakan pemasaran dengan Jakmart jaringan distribusi ritel milik PD Pasar Jaya dan sejumlah gerai modern lainnya.

“Singkatnya semuanya sedang kami urus sekarang. Mohon doanya saja agar semuanya berjalan lancar dan cepat,” cetusnya. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close