SEREMONI

BNI Integrasikan Layanan Pembayaran BNI Pada Aplikasi KAI Access

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati (kanan) menyerahkan mockup kartu *BNI Virtual Account Debit* kepada Direktur Utama KAI Edi Sukmoro (Kiri) dan disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno (Tengah) di Bandung, Sabtu (29 September 2018). BNI menyediakan kartu tersebut untuk pembayaran uang muka dinas pegawai KAI serta mengintegrasikan layanan *yap! UnikQu* dengan aplikasi KAI Access untuk pembayaran tiket kereta api. Langkah tersebut demi membangun _cashless society_ di lingkungan internal dan eksternal KAI. (Dok BNI)

Jakarta Review, Bandung – Pertumbuhan jumlah pengguna smartphone dan penetrasi akses internet yang semakin luas menjadi potensi bagi beberapa industri untuk meningkatkan bisnis. Tak terkecuali bagi industri perbankan dan juga transportasi di Indonesia.

Melihat potensi bisnis tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) kembali melakukan sinergi yang dimulai dari penandatanganan kerjasama integrasi layanan yap! UnikQu pada aplikasi KAI Access. Melalui kerjasama tersebut, pengguna aplikasi KAI Access akan mendapatkan kemudahan pembayaran tiket kereta api. Aktivasi layanan yap! UnikQu juga dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access, sehingga aplikasi yap! ini dapat dimanfaatkan baik oleh nasabah maupun non nasabah BNI. Hal tersebut dimungkinkan dengan telah terhubungnya dua aplikasi dari 2 perusahaan yang berasal dari 2 industri berbeda itu, yaitu aplikasi KAI Access milik KAI dengan aplikasi yap! dari BNI.

Kerjasama antara kedua BUMN tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati dan Direktur Keuangan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi menuturkan, Pengguna KAI Access cukup melakukan pemesanan tiket dari aplikasi tersebut dan melakukan pembayaran menggunakan sumber dana yang terhubung dengan aplikasi yap! UnikQu. Transaksi ini dilindungi oleh sistem keamanan berlapis, yaitu keharusan untuk menggunakan Nomor Identifikasi Personal (PIN) sebanyak 6 digit yang diketahui hanya oleh pengguna dan pemilik akun. Kemudian, pada saat pembayaran akan dilakukan, mereka juga masih harus memasukan PIN sumber dana yang terhubung dengan aplikasi yap! ini, termasuk UnikQu (atau fasilitas pembayaran elektronik BNI).  Dengan begitu pembelian tiket dapat dilakukan melalui 1 aplikasi sehingga memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih mudah, cepat dan aman.

Selain itu, pada kerjasama ini BNI juga menerbitkan kartu TapCash special design Railpay. TapCash ini tentunya akan memudahkan konsumen untuk melakukan berbagai macam transaksi mulai dari pembayaran transportasi, seluruh jalan tol, belanja di merchant retail, dan berbagai kegunaan lain.

Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari sinergi BUMN yang telah terjalin antara BNI dan KAI.  Kerjasama BNI dan KAI diharapkan dapat meningkatkan layanan kepada konsumen dan memperkuat bisnis kedua belah pihak.

Susi mengatakan, penerapan yap! UnikQu pada KAI Access merupakan salah satu upaya memperkuat Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia (BI), sekaligus memberikan pengalaman bertransaksi yang semakin mudah. Aplikasi yap! bahkan memungkinkan transaksi pembayaran tiket KAI tidak lagi memerlukan kartu (cardless). Kartu Debit BNI dan Kartu Kredit BNI yang dimiliki oleh calon penumpang dapat didaftarkan ke aplikasi yap! sebagai sumber dana. Non-nasabah BNI tetap dapat bertransaksi dengan yap! melalui UnikQu atau uang elektronik BNI yang bersistem top-up.

Virtual Account untuk KAI

Pada kesempatan yang sama, BNI dan KAI juga menandatangani PKS terkait Layanan BNI Virtual Account Debit – Kredit untuk pembayaran Uang Muka Dinas para pegawai KAI.

“Dukungan BNI terhadap GNNT juga berlaku di dalam lingkungan internal KAI dengan adanya Kartu BNI Virtual Account Debit (VA Debit) untuk keperluan pembayaran uang muka dinas pegawai KAI yang sebelumnya harus dilakukan menggunakan uang tunai atau transfer ke rekening pribadi. Kartu VA debit BNI tersebut terafiliasi kepada 1 rekening Giro KAI, sehingga cash flow dari perusahaan dapat tercatat dan termonitor dengan baik. Dengan demikian, BNI turut membangun cashless society dengan segala kemudahan produk dan layanannya,” ujar Susi.

Kartu VA Debit BNI tersebut juga dapat digunakan di Channel seperti mesin electronic data capture (EDC) BNI dan ATM BNI ataupun Bank lain, BNI Internet Banking dan Kantor Cabang BNI. Laporan yang diberikan realtime, akurat dan terintegrasi.

Sebelumnya, BNI telah memberikan berbagai produk dan layanan lainnya untuk KAI yang meliputi Kredit Bilateral Modal Kerja (KMK), Kredit Sindikasi, BNI Giro, BNI Deposito, Cash Management (BNI Direct, Bill Payment, Pick Up Service, eTax), penempatan mesin EDC, E-Ticketing, Kartu ID BUMN Pegawai PT KAI, Penyaluran gaji melalui BNI Payroll, BNI Corporate Card, dan penyaluran kredit consumer (BNI Fleksi, BNI Griya, dan BNI Oto). Dengan layanan yang diberikan, diharapkan dapat memberikan sinergi yang positif bagi masing-masing BUMN. (win)

Tags

Artikel Terkait

Close