SEREMONI

BRI Dukung Kampanye Traveling Aman ke Luar Negeri

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Suprajarto, bersama dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, saat meluncurkan uang elektronik Brizzi edisi khusus Safe Travel, di Jakarta, Sabtu (14/4/2018). Peluncuran Brizzi edisi Safe Travel merupakan bagian dari kampanye Save Travel yang diselenggarakan oleh Kemenlu guna melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. (Bisnis – Istimewa)

Jakarta Review, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mendukung program Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk meningkatkan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri.

BRI dengan Kemenlu menggelar festival bertema “The Safe Travel Fest 2018” yang berlangsung di Central Park Mall, Jakarta, pada 11 hingga 15 April 2018.

Pembukaan acara ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Direktur Utama BRI Suprajarto serta Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto.

Dalam gelaran The Safe Travel Fest 2018 tersebut, diluncurkan aplikasi mobile Safe Travel Kemlu. Aplikasi tersebut sebelumnya sudah diluncurkan pada 2017 lalu dikembangkan menjadi multi-platform yang dapat diakses di android, iOS, web, dan media sosial.

Dukungan BRI terhadap peluncuran aplikasi Safe Travel Kemlu merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan WNI di luar negeri.

Mengutip data dari Kemenlu, sekitar 3 juta WNI berada di luar negeri sebagai pekerja migran, pelajar, dan anak buah kapal. Sementara itu, tercatat 18 juta WNI traveling ke luar negeri untuk keperluan wisata, termasuk wisata religi.

“BRI ingin berpartisipasi aktif untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan WNI di luar negeri,” ujar Suprajarto, Sabtu (14/4/2018).

Adapun, informasi yang dapat diakses di aplikasi ini di antaranya adalah status negara, pelayanan perwakilan RI, dan beragam informasi lain terkait dengan kebutuhan selama perjalanan di luar negeri, seperti informasi wisata, tempat ibadah, kuliner halal, dan terkait dengan hukum serta kebiasaan masyarakat lokal.

Sumber: Bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Close