SEREMONI

Gerakan 1000 Luncurkan Kampanye #1Ticket1Mangrove

Acara Deklarasi penandatanganan #1Ticket1Mangrove di kawasan Kebayoran, Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018. ( Foto: Istimewa )

Jakarta Review, Jakarta – Gerakan 1000 meluncurkan kampanye #1Ticket1Mangrove untuk mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan. Nantinya, penjualan tiket film Impian 1000 Pulau nantinya akan dialokasikan untuk penanaman mangrove di area Taman Nasional Kepulauan Seribu.

“Film Impian 1000 Pulau tidak hanya sekedar cerita, namun juga menampilkan realita impian anak pesisir di seluruh Indonesia yang memang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia,” kata Ketua Gerakan 1000, Ivonny Zakaria, di sela acara deklarasi penandatanganan #1Ticket1Mangrove di kawasan Kebayoran, Jakarta, Selasa (2/10).

Ivonny mengatakan, film Impian 1000 Pulau berusaha menampilkan sisi kehidupan perkotaan metropolitan, yang juga memiliki sisi kehidupan masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan dan mayoritas berasal dari suku Bugis (Sulawesi Selatan).

“Dalam proses pembuatannya, film ini telah mampu mensinergikan empat pilar bangsa, pemerintah, komunitas, pelaku usaha dan akademisi untuk membuktikan kekuatan dari arti kata ‘gotong royong’ menggunakan sistem inkubasi kreatif terintegrasi, sehingga membawa dampak pada munculnya kelompok masyarakat ekonomi kreatif berbasis eco-wisata secara berkesinambungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ivonny menambahkan, cara promosi yang kreatif dan out of the box yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk mencapai target 5 juta penonton, melalui pengadaan event Gala Premier #1ticket1mangrove yang akan diadakan di tiga provinsi, yaitu DKI Jakarta (29 Oktober 2018), Jawa Barat (1 November 2018), dan Sulawesi Selatan (10 November 2018).

“Satu tiket yang dibeli oleh penonton, berarti telah menanam satu bibit mangrove sebagai aksi nyata anak muda Indonesia membantu merestorasi kerusakan mangrove di Indonesia,” tandasnya.

Ivonny menambahkan, seluruh keuntungan dari film Impian 1000 Pulau akan didedikasikan untuk pengembangan UMKM berbasis Eco-wisata di Kepulauan Seribu, pembuatan sistem Tele Medicine di Pulau Sabira, serta multiplikasi pembuatan Film ataupun TV Series yang dikerjakan oleh anak usia sekolah dalam satu tahun ke depan.

Sumber: BeritaSatu.com

Tags

Artikel Terkait

Close